Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menyiapkan langkah pembenahan terhadap biro perjalanan umrah menyusul kasus gagal berangkatnya ribuan calon jemaah yang dikelola PT Hanania Travel. [Suara.com/Bagaskara]
  • Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf merespons kasus gagal berangkat ribuan jemaah PT Hanania Travel dengan memperketat pengawasan biro perjalanan.
  • Pemerintah mewajibkan akreditasi seluruh travel haji dan umrah guna memastikan kredibilitas serta memberikan perlindungan maksimal bagi calon jemaah.
  • Kasus gagal berangkat di Jakarta tersebut kini telah masuk ranah kepolisian karena pihak travel tidak menjalankan kesepakatan mediasi kementerian.

Suara.com - Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menyiapkan langkah pembenahan besar-besaran terhadap biro perjalanan umrah menyusul kasus gagal berangkatnya ribuan calon jemaah yang dikelola PT Hanania Travel.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mewajibkan akreditasi seluruh travel haji dan umrah.

Irfan mengatakan Kementerian Haji dan Umrah sebenarnya telah berupaya memediasi pihak Hanania Travel dengan para korban sejak dua hingga tiga bulan lalu.

Namun, kesepakatan yang dicapai dalam proses mediasi tidak dijalankan oleh pihak travel.

"Akhirnya, sekarang sudah masuk ke ranah pengaduan kepolisian, itu sudah di luar kewenangan kami," ujar Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut Irfan, kasus Hanania menjadi pelajaran penting untuk memperkuat pengawasan terhadap biro perjalanan umrah.

Karena itu, pemerintah akan memperketat sistem akreditasi guna memastikan setiap travel memiliki kapasitas dan kredibilitas dalam melayani jemaah.

"Kasus seperti ini kita upayakan dengan mengakreditasi semua travel-travel. Kami akan pastikan regulasi ditegakkan dan perlindungan kepada konsumen maupun calon konsumen menjadi prioritas utama," tegasnya.

Ia menjelaskan, sistem akreditasi nantinya diharapkan menjadi panduan bagi masyarakat dalam memilih biro perjalanan yang aman dan terpercaya. Irfan pun mengimbau calon jemaah agar lebih selektif sebelum mendaftar umrah.

Mediasi Hanania Travel dan para calon jemaah umrah pada April 2026. (Instagram/@hananiagroup.id)
Mediasi Hanania Travel dan para calon jemaah umrah pada April 2026. (Instagram/@hananiagroup.id)

Terkait tudingan bahwa kementerian kecolongan hingga kasus ini terjadi, Irfan membantahnya. Menurut dia, PT Hanania Travel telah beroperasi cukup lama, sementara Kementerian Haji dan Umrah baru berdiri kurang dari satu tahun.

"Saya kira bukan kecolongan, karena travel ini sudah cukup lama beroperasi, sementara kami (Kementerian Haji dan Umrah) baru menjalankan ini belum ada setahun. Jadi, bukan karena kami tidak melihat, tapi memang perusahaan ini pemain lama," jelasnya.

Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah berjanji memperketat pengawasan sejak proses pendaftaran hingga pelaksanaan perjalanan ibadah.

Meski bukan pelaksana teknis umrah, Irfan menegaskan perlindungan jemaah akan menjadi prioritas utama kementeriannya.

"Tentu pendaftaran dan pengawasan dalam pelaksanaannya akan diperketat. Tugas kami adalah memastikan regulasi ditegakkan dan jemaah terlindungi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Keanu Agl Dicecar 25 Pertanyaan dalam Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel

Keanu Agl Dicecar 25 Pertanyaan dalam Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel

News | Senin, 08 Juni 2026 | 16:56 WIB

Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin

Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB

Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?

Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:06 WIB

MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN

MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:59 WIB

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:48 WIB

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14 WIB

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB