Tak Tahu Konteksnya, Dewan Pers Ogah Tanggapi Ejekan Prabowo ke Jurnalis

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2019 | 18:29 WIB
Tak Tahu Konteksnya, Dewan Pers Ogah Tanggapi Ejekan Prabowo ke Jurnalis
Prabowo Subianto di May Day 2019 di Istora Senayan. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi tidak mau menanggapi lebih jauh pernyataan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto yang kerap menyindir para jurnalis. Ia mengaku tidak mengetahui konteks dari pernyataan Prabowo.

Imam mengatakan tidak ingin menjawab komentar dengan komentar juga. Menurut Imam, ia akan mengetahui maksud dari pernyataan Prabowo jika dia sedang bersama Prabowo saat memberikan pernyataan yang menyindir jurnalis.

"Tapi kan kita enggak tau konteksnya dia ngomong apa. Kecuali kalo saya talkshow dengan pak Prabowo saya bisa jawab, karena saya tahu konteks pernyataan dia. Kita bicara yang substansi saja sekarang. Publik tuh capek dengan kata-katanya itu loh," ujar Imam di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).

Imam justru mengatakan agar media tidak membuat berita dengan saling merespons pernyataan dari narasumber yang berbeda. Akibatnya, menurut Imam, masyarakat tidak mengetahui substansi dari masalah yang diberitakan.

"Saat bikin berita cuma berdasarkan katanya dan katanya, semua orang itu akan berpikir dan bertindak berdasarkan katanya, bukan pada faktanya, itu masalah," kata dia. 

Selama pelaksanaan Pilpres 2019, Prabowo kerap melontarkan kata-kata untuk menyidir pekerja media. Terbaru, Prabowo menyemburkan kata-kata sindiran kepada awak media saat berpidato di peringatan Haro Buruh Internasional atau May Day yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Prabowo menuding media massa akan merusak demokrasi Indonesia kalau sering memelintir perkataannya. Awalnya, Prabowo bertanya kepada para buruh harus berbicara apa adanya atau normatif. Sontak seluruh buruh berteriak meminta Prabowo berbicara apa adanya.

Namun, Prabowo mengatakan kalau ada media massa, dia tidak bisa berbicara apa adanya.

"Saudara saya mau bertanya, berharap saya bicara apa adanya atau yang manis-manis? Normatif atau apa adanya? Itu banyak (reporter) TV ya? Entah ditanyangkan enggak, ditayangkan gue enggak tau" kata Prabowo berapi-api di Tennis Indoor Senayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua HP Wartawan Media Asing Raib saat Liput Prabowo Salat Jumat

Dua HP Wartawan Media Asing Raib saat Liput Prabowo Salat Jumat

News | Minggu, 21 April 2019 | 14:12 WIB

Kaget Banyak Wartawan di TPS 041, Prabowo: Kalian Enggak Nyoblos?

Kaget Banyak Wartawan di TPS 041, Prabowo: Kalian Enggak Nyoblos?

News | Rabu, 17 April 2019 | 09:05 WIB

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

News | Senin, 08 April 2019 | 14:16 WIB

Sindir Wartawan Tunggu Dirinya Salah Ngomong, Prabowo Joget-joget

Sindir Wartawan Tunggu Dirinya Salah Ngomong, Prabowo Joget-joget

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 17:02 WIB

Penjelasan Dewan Pers Terkait Wartawan Meninggal di Tahanan

Penjelasan Dewan Pers Terkait Wartawan Meninggal di Tahanan

News | Senin, 11 Juni 2018 | 19:11 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB