Habib Rizieq Shihab Serukan #2019GantiPresiden Diganti #2019PrabowoPresiden

Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 05 Mei 2019 | 10:04 WIB
Habib Rizieq Shihab Serukan #2019GantiPresiden Diganti #2019PrabowoPresiden
Pimpinan Front Pembela Islam atau FPI Habib Rizieq Shihab.

Suara.com - Politikus PKS sekaligus pencetus gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera mengatakan, tutup bukunya seruan #2019GantiPresiden sudah dimulai sejak awal tahun 2019.

Ia berujar, sejak Januari seruan tersebut juga telah berganti menjadi #2019PrabowoPresiden.

Dalam akun Twitter @MardaniAliSera, Mardani mengatakan, perpindahan gerakan dan seruan menjadi #2019PrabowoPresiden dilakukan atas permintaan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan juga pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

"Awal Januari 2019 kami diminta migrasi oleh BPN & HRS. Dalam 212 Award beliau sampaikan 2019GantiPresiden di tingkatkan (diubah) menjadi 2019PrabowoPresiden. Saya ikut instruksi dan mulai edukasi berbulan-bulan ubah hestek. Sampai tanggal 13/4 tutup buku, karena semua migrasi 2019PrabowoPresiden," tulis Mardani seperti dikutip Suara.com, Minggu (5/5/2019).

Meski dimulai sejak Januari, perpindahan seruan menjadi #2019PrabowoPresiden tidak diikuti masyarakat secara massif.

Mardani berujar, perlu waktu mengedukasi beberapa bulan sampai akhirnya seruan tersebut ditutup bersamaan dengan batas kampanye pada 13 April 2019.

Adapun alasan perpindahan seruan tersebut, kata Mardani, ialah guna kepentingan kampanye pasangan calon presiden.

"Banyak sekali pertimbangan perlunya mengubah hestek yang disampaikan tim BPN dan IB. Alasan utama adalah kampanye To the Point sebut nama presidennya,"

Sebelumnya, Mardani juga mengharamkan kepada siapa pun untuk menyerukan kembali #2019GantiPresiden lantaran sudah tutup buku sejak pertengahan April lalu.

Mardani menegaskan, pengharaman tersebut bukan lah suatu kesalahan dan tidak ada kaitannya dengan posisi PKS di koalisi Adil Makmur Prabowo - Sandiaga.

"Keinginan ubah hestek sejak Januari, bukan kami yang minta mengubah, kami sih prajurit ikut komado, sehingga bukan blunder. Masih di koalisi? sejak 5 tahun PKS masih solid di koalisi. Datang deh ke PPK, kader PKS fokus kawal 02 berhari-hari," kata Mardani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU

TKN Bandingkan Pernyataan Amien Rais dan Dua Tokoh Bangsa soal Kinerja KPU

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 09:17 WIB

Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo

Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 06:39 WIB

Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya

Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya

News | Minggu, 05 Mei 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB