Dikecam Hampir Sedunia, Brunei Darussalam Tak Akan Hukum Rajam LGBT

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 06 Mei 2019 | 16:49 WIB
Dikecam Hampir Sedunia, Brunei Darussalam Tak Akan Hukum Rajam LGBT
Bendera Brunei Darussalam. [shutterstock]

Suara.com - Brunei Darussalam dikabarkan tak akan menetapkan hukuman mati melalui rajam untuk kaum LGBT. Penundaan keputusan itu disebut-sebut berkaitan dengan kecaman yang ditujukan ke Brunei dari warga di hampir seluruh dunia.

Lebih dari sebulan yang lalu, Brunei mengumumkan bahwa mulai April 2019, orang-orang yang terlibat dalam perzinaan dan seks sesama jenis akan dilempari batu hingga mati, sesuai dengan interpretasi mereka terhadap hukum Islam alias hukum Syariat.

Namun, banyak tokoh dunia yang kemudian keberatan dengan hukuman itu, antara lain Joe Biden, George Clooney, dan Elton John. Setelah menerima serangan balasan tersebut, Brunei memutuskan untuk tidak lagi menjatuhkan hukuman mati dalam penerapan Tata Tertib Hukum Syariat (SPCO).

Dikutip dari FMT, Minggu (5/5/2019), Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah telah memperpanjang moratorium hukuman mati termasuk rajam untuk pelaku sodomi, perzinahan, seks gay, atau pemerkosaan.

"Saya sadar bahwa ada banyak pertanyaan dan persepsi salah terkait dengan implementasi SPCO. Namun, kami percaya bahwa setelah ini diuraikan, kebaikan hukum akan menjadi jelas," kata Sultan Hassanal Bolkiah.

"Sudah terbukti selama lebih dari dua dekade, kami telah mempraktikkan moratorium de facto atas eksekusi hukuman mati untuk kasus-kasus berdasarkan common law. Ini juga akan diterapkan pada kasus-kasus di bawah SPCO yang memberikan ruang lingkup yang lebih luas untuk remisi," tambahnya.

Respons langsung dari Sultan Hassanal Bolkiah ini dinilai tak biasa karena ia dikenal tak pernah menanggapi kritik yang ia terima dari para aktivis yang menganggap monarkinya autokratis.

Dalam pidatonya, Sultan Hassanal Bolkiah berkata, "Baik common law maupun hukum Syariat bertujuan untuk memastikan perdamaian dan keharmonisan negara. Itu semua juga sangat penting untuk melindungi moralitas dan kesusilaan negara serta privasi individu."

Sebelumnya, pengumuman soal hukuman mati ini mendorong para selebritas dan organisasi hak asasi manusia ternama, seperti PBB, untuk memboikot hotel yang dimiliki oleh Sultan Hassanal Bolkiah, di antaranya hotel Dorchester di London dan Beverly Hills Hotel di Los Angeles.

Selain memboikot hotel, beberapa perusahaan multinasional juga melarang staf mereka menginap di hotel Sultan Hassanal Bolkiah. Beberapa perusahaan perjalanan juga berhenti mempromosikan Brunei sebagai tujuan wisata setelah hukuman mati untuk seks gay diumumkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Melanggar HAM, Brunei Ungkap Alasan Hukuman Mati Bagi LGBT

Dituding Melanggar HAM, Brunei Ungkap Alasan Hukuman Mati Bagi LGBT

News | Sabtu, 13 April 2019 | 07:57 WIB

Buron dari Brunei, Aksi Pria Gay ini Ternyata Bukan Terkait Hukum Syariat

Buron dari Brunei, Aksi Pria Gay ini Ternyata Bukan Terkait Hukum Syariat

News | Senin, 08 April 2019 | 16:30 WIB

Terapkan Hukum Rajam untuk LGBT, Brunei Ternyata Belajar dari Aceh

Terapkan Hukum Rajam untuk LGBT, Brunei Ternyata Belajar dari Aceh

News | Jum'at, 05 April 2019 | 13:21 WIB

Luput dari Sorotan Media Asing, Sisi Lain Hukum Rajam di Brunei

Luput dari Sorotan Media Asing, Sisi Lain Hukum Rajam di Brunei

News | Kamis, 04 April 2019 | 13:35 WIB

Soal Hukum Rajam LGBT, Warganet Brunei : Itu Hoaks, Pelintiran Sana Sini

Soal Hukum Rajam LGBT, Warganet Brunei : Itu Hoaks, Pelintiran Sana Sini

News | Kamis, 04 April 2019 | 13:19 WIB

Terkini

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB