Soal Hukum Rajam LGBT, Warganet Brunei : Itu Hoaks, Pelintiran Sana Sini

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 04 April 2019 | 13:19 WIB
Soal Hukum Rajam LGBT, Warganet Brunei : Itu Hoaks, Pelintiran Sana Sini
Bendera Brunei Darussalam

Suara.com - Brunei Darussalam tengah mendapat sorotan dari media asing karena dituding telah mengesahkan Hukum Syariah untuk merajam kaum gay. Seorang warga Brunei lantas memberi klarifikasi dengan menampik kabar tersebut.

Melalui unggahan di Facebook, pengguna akun Fariz ini mengungkapkan, Brunei Darussalam diberitakan akan mulai menerapkan peraturan melempari kaum homoseksual dengan batu sampai mati pada 3 April 2019. Ia pun menyebut Daily Mail, dan seluruh media yang membagikan berita serupa, telah menyebarkan hoaks.

"Dikatakan, sumbernya berasal dari juru bicara Kementerian Agama. Saya langsung tahu itu hoaks, berita palsu, dan berita yang hanya didaur ulang lagi dengan beberapa pelintiran di sana-sini!" tulis Fariz, Rabu (3/4/2019).

Menurut keterangan Fariz, tak ada warga Brunei Darussalam yang akan merilis berita apa pun tanpa persetujuan Sultan, yang disebut sebagai "Titah Perintah" atau "Titah Perkenan".

Bahkan, Fariz melanjutkan, saat Sultan Hassanal Bolkiah mengumumkan Hukum Syariat beberapa waktu lalu, banyak orang yang terkejut.

"Jadi bagaimana mungkin ada orang yang bisa membocorkan informasi rahasia ke kantor berita mana pun?! Entah juru bicara itu gila atau Daily Mail mengada-ada! Jurnalisme yang tidak bertanggung jawab," ungkap Fariz.

Ia kemudian menjelaskan soal Hukum Syariat, yang kini sedang menjadi topik hangat di Brunei Darussalam hingga mengundang perhatian sampai tingkat internasional.

"Bagian dari Hukum Syariah mengatakan, jika sepasang pria dewasa atau pasangan pria dan wanita dewasa tanpa ikatan pernikahan melakukan perzinaan dan tertangkap basah melakukan hubungan seks oleh empat pria yang saleh dan dapat dipercaya, artinya Mr P telah dimasukkan ke dalam Ms V atau dubur, kemudian setelah kasus ditinjau, putusan akan berupa rajam atau cambuk," terang Fariz.

"Jika kesalahan tidak memenuhi standar-standar tadi, hukuman kemudian dikurangi menjadi penjara dan/atau denda. Hukum Syariah punya tingkat hukuman maksimum atau tertinggi, tetapi dapat dikurangi," tambahnya.

baca juga
Unggahan warganet Brunei Darussalam soal 'hoaks rajam gay' - (Facebook)
Unggahan warganet Brunei Darussalam soal 'hoaks rajam gay' - (Facebook)

Selain itu, menurut penjelasan Fariz, kaum LGBT tidak dilarang tinggal di Brunei Darussalam, asalkan mau menghormati budaya dan aturan di sana.

"Sejauh ini, tidak ada tangan yang dipotong dan tidak ada yang dicambuk dengan tidak semestinya. LGBT memiliki kebebasan untuk berkeliaran di Brunei selama mereka menghormati budaya, peraturan, dan regulasi, dan menunjukkan perilaku yang pantas, layak, dan bermoral, terutama di depan umum. Saya yakin ini bisa dimengerti di mana saja di dunia!" terang Fariz.

Ia mengungkapkan, bahkan Sultan saja mau bersalaman dengan pria penyuka sesama jenis.

"Faktanya, ada seorang pria gay dari AS yang mengunjungi Brunei saat Idul Fitri dan ke istana, lalu berjumpa dan berjabat tangan dengan Sultan, dan menayangkannya secara langsung di kanal YouTube-nya!" tegas Fariz.

Pada acara Isra Miraj kemarin, Fariz menjelaskan, Sultan tidak menyebutkan Hukum Syariat, melainkan membahas nilai-nilai Isra Miraj dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya salat lima waktu setiap hari serta menekankan anjuran untuk menghormati pentingnya panggilan doa, atau azan.

Di akhir unggahan, Fariz menjelaskan asumsinya terkait penyebab hoaks 'Brunei Darussalam rajam gay' itu menyebar.

Ia menduga, beberapa orang takut, orang-orang kembali pada Islam setelah Perdana Menteri Selandia Baru memberi dukungan pascainsiden terorisme di Christchurch. Selain itu, menurut dugaan Fariz, orang-orang itu juga mencoba menimbun kabar soal warga Palestina, yang masih mengalami pembantaian.

Fariz juga berasumsi bahwa hoaks itu berasal dari orang-orang yang tak setuju dengan Hukum Syariah, meskipun Brunei Darussalam tetap damai dengan diterapkannya hukum tersebut. Terakhir, menurut Fariz, mereka secara tidak bertanggung jawab menggunakan video-video yang tidak sesuai dengan tujuan awalnya untuk menjelek-jelekkan Islam.

Hingga berita ini ditulis, unggahan Fariz ini telah dibagikan lebih dari seribu kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Dear Prabowo, Ini Suara Jeritan Warga Asia Tenggara Tersiksa Kebakaran Hutan Kalimantan

Dear Prabowo, Ini Suara Jeritan Warga Asia Tenggara Tersiksa Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:45 WIB

Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN

Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:30 WIB

Ini Isi Pembicaraan Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Bahas Kebakaran Hutan Kalimantan

Ini Isi Pembicaraan Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Bahas Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Sosok Suami Raabi'atul Adawiyyah yang Memegang Kunci Ekonomi Brunei Hingga 2035

Sosok Suami Raabi'atul Adawiyyah yang Memegang Kunci Ekonomi Brunei Hingga 2035

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Siapa Pengiran Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei yang Gelarnya Dicabut?

Siapa Pengiran Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei yang Gelarnya Dicabut?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum, Diajarkan Mulai Kelas 4 SD

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum, Diajarkan Mulai Kelas 4 SD

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

×