Yusuf Martak Sebut Hendropriyono Tak Pantas Sebut Keturunan Arab Bikin Onar

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 07 Mei 2019 | 22:51 WIB
Yusuf Martak Sebut Hendropriyono Tak Pantas Sebut Keturunan Arab Bikin Onar
Koordinator GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak - (YouTube/KOMPASTV)

Suara.com - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak merespon peringatan Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono kepada dirinya dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk berhenti menjadi provokator.

Yusuf menyebutkan banyak pihak yang tidak bisa terima dengan peringatan Hendropriyono. Ia juga mengaku tengah mengkaji peringatan yang disampaikan Hendropriyono untuk mengambil tindak lanjut. Hal tersebut disampaikan Yusuf lantaran banyak pihak yang bereaksi tidak menerima ucapan Hendropriyono. 

"Kita masih kaji apakah memenuhi syarat aspek hukumnya, karena kan banyak sekali yang tidak menerima ucapan-ucapan dan bahkan akan membuat laporan-laporan," kata Yusuf saat ditemui di kediaman Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).

Nama dirinya sempat disebut Hendropriyono sebagai contoh salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Arab yang kerap meneriakkan revolusi. Menurutnya tidak sepantasnya apabila kalimat itu dilontarkan oleh mantan Jenderal TNI tersebut. 

"Tidak sewajarnya ucapan-ucapan seperti itu disampaikan seorang bekas jenderal," ujarnya. 

Karena itu, Yusuf mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji dahulu dan akan menyampaikan respon dari pernyataan Hendropriyono tersebut melalui konferensi pers. Akan tetapi Yusuf tidak menjelaskan secara rinci kapan konferensi pers tersebut akan digelar.

"Nanti akan buat preskon khusus. Belum tahu waktunya, kalau bisa secepatnya," tandasnya. 

Untuk diketahui, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono mewanti-wanti sejumlah warga negara Indonesia keturunan Arab tidak menjadi provokator.

Hendropriyono melontarkan pernyataan keras tersebut, terkait adanya informasi mengenai seruan gerakan massa yang meluas di masyarakat, terutama yang dianjurkan pentolan FPI Rizieq Shihab.

"Saya peringatkan kepada Rizieq, Yusuf Martak (Ketua GNPF), dan semua orang yang berteriak revolusi. Itu kan inskonstitusional, merusak tata tertib, tak boleh seperti itu,” kata Hendropriyono seperti diberitakan Covesia.com—jaringan Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Ia menuturkan, banyak WNI keturunan Arab di Indonesia menjadi tokoh yang dihormati publik. Karenanya, ia berharap sebagian warga keturunan Arab tak memprovokasi revolusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OSO Baca di Balik Pernyataan Hendropriyono Keturunan Arab Jangan Provokasi

OSO Baca di Balik Pernyataan Hendropriyono Keturunan Arab Jangan Provokasi

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 17:45 WIB

Hendropriyono Minta Habib Rizieq Jangan Provokasi, Sandiaga Tanggapi Kalem

Hendropriyono Minta Habib Rizieq Jangan Provokasi, Sandiaga Tanggapi Kalem

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 17:44 WIB

Hendropriyono Minta Keturunan Arab Tak Provokatif, TKN Jokowi: Itu Oknum

Hendropriyono Minta Keturunan Arab Tak Provokatif, TKN Jokowi: Itu Oknum

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:46 WIB

Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi

Hendropriyono: Rizieq, Yusuf Martak, Keturunan Arab Jangan Provokasi

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 15:28 WIB

Yusuf Martak Heran, Nilai Luhut Selalu Turun di Setiap Masalah

Yusuf Martak Heran, Nilai Luhut Selalu Turun di Setiap Masalah

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:09 WIB

Terkini

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB