Menkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 08 Mei 2019 | 17:52 WIB
Menkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS
Menteri Kesehatan Nina F Moeloek menggelar konferensi pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengungkapkan penyebab meninggalnya beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas pada Pemilu 2019.

Nila menjabarkan beberapa petugas KPPS meninggal dunia akibat serangan jantung hingga infeksi otak meningitis.

Hal itu diketahui berdasarkan audit medis dan otopsi verbal yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Nila mengungkapkan, kekinian baru Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang sudah menyelesaikan laporannya.

Dari laporan yang diterimanya, lanjut Nila, diketahui 18 petugas KPPS di DKI Jakarta meninggal dunia. Sedangkan, 2.641 menderita sakit.

"Dari data 18 orang ini diketahui penyebab meninggal dunia. Delapan orang sakit jantung mendadak, kemudian gagal jantung, liver, stroke, gagal pernafasan, dan infeksi otak meningitis," tutur Nila saat jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Berkenaan dengan itu, Nila mengungkapkan, 18 petugas KPPS di DKI Jakarta yang meninggal dunia rata-rata telah berumur diatas 50 tahun. 

"Jadi dari 18 (petugas), data DKI, dua meninggal dunia usia 70 (tahun), lima meninggal dunia usia 60 hingga 69 (tahun) dan delapan meninggal dunia usia 50 hingga 59 (tahun). Jadi terbanyak usia tua," ujarnya.

Nila mengatakan kekinian pihaknya telah menugaskan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pengecekan kesehatan para petugas Pemilu yang masih bertugas di lapangan. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisasi semakin bertambahnya petugas yang berguguran maupun sakit.
 
"Setelah mendegar banyak yang meninggal dunia kami segera menugaskan kepada Dinkes untuk bantu pemeriksaan," ucapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data terkahir KPU RI pada Selasa (7/5/2019) hingga pukul 08.00 WIB totalpetugas KPPS yang meninggal sebanyak 456 petugas. Sedangkan, sebanyak 4.310 petugas KPPS dinyatakan sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Fahri Hamzah Buat Aturan yang Tambah Kematian, KPU Angkat Bicara

Dituduh Fahri Hamzah Buat Aturan yang Tambah Kematian, KPU Angkat Bicara

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 16:54 WIB

Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPR soal Ratusan KPPS Meninggal

Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPR soal Ratusan KPPS Meninggal

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 14:15 WIB

Curiga KPPS Wafat karena Diracun, KPU: Fahri Sudah Takziah Belum?

Curiga KPPS Wafat karena Diracun, KPU: Fahri Sudah Takziah Belum?

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 13:04 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Dokter Ani Hasibuan: Dari Awal Sudah Lucu

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Dokter Ani Hasibuan: Dari Awal Sudah Lucu

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 12:38 WIB

Pimpinan KPU Ladeni Fahri Hamzah TwitWar Gugurnya Ratusan KPPS

Pimpinan KPU Ladeni Fahri Hamzah TwitWar Gugurnya Ratusan KPPS

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 11:18 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB