Sore Disuruh Beli Racun Ikan, Bocah 8 Tahun Tewas Bunuh Diri Bersama Ibu

Reza Gunadha

Kamis, 09 Mei 2019 | 22:31 WIB
Sore Disuruh Beli Racun Ikan, Bocah 8 Tahun Tewas Bunuh Diri Bersama Ibu
Ilustrasi bunuh diri. [Shutterstock/Filipe Frazao]

Suara.com - Ibu dan anak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berinisial YN (50) dan YB, nekat meminum racun ikan alias potasium hingga tewas karena persoalan perekonomian.

Sebelum mengakhiri hidupnya, sang ibu lebih dulu menyuruh anaknya YB yang masih berusia 8 tahun untuk membeli racun toko sekitar desanya.

Hal itu diungkapkan saudara korban yang meminta namanya tidak ditulis. Ia mengungkapkan, sore hari sebelum kejadian, YB yang ikut menjadi korban diminta sang ibu membeli racun ikan.

"YB yang disuruh membeli racunnya. Memang YB sering disuruh-suruh. Bahkan malam harinya, YB juga disuruh beli telur untuk sahur," cerita saudaranya, Kamis (9/5/2019).

Setelah membeli racun ikan, YB kembali ke rumah. Kakak YB sempat mengetahui, namun dia tidak menaruh curiga.

"Kakaknya ada yang tahu kalau YB beli racun ikan. Bahkan saat ketahuan, racunnya sempat diselipkan di baju. Namun tidak ada yang curiga. YB sendiri mungkin juga tidak tahu kalau racun itu untuk bunuh diri," ceritanya.

Sampai pada akhirnya, malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, YN nekat meminum racun tersebut dicampur kopi bersama anaknya.

Yusuf (32), anak sulung YN menceritakan, ayahnya berinisial LT (57) juga tidak menaruh curiga ketika malam itu mendengar ibunya mengaduk racun dicampur kopi.

”Saat itu bapak di depan kamar ibu sedang mengaji. Bapak dengar suara gelas seperti suara mengaduk. Namun bapak berpikiran ibu sedang mengaduk kopi," kata Yusuf.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu di Kabupaten Pasuruan ditemukan meninggal dunia karena meminum racun di dalam rumahnya. Tak sendirian, ia ditemukan tewas bersama anaknya yang masih berusia 8 tahun.

Kedua korban bernama YN (50), dan anaknya YB (8). Peristiwa itu terjadi di dalam rumah mereka, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (6/5) malam.

Diduga, keduanya bunuh diri karena tak memiliki uang menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Sebab, di lokasi kejadian, juga terdapat surat wasiat permintaan maaf kepada suami dan keluarganya.

"Kedua korban tergeletak karena minum racun. Kali pertama ditemukan oleh suami korban Lt,” kata Kanit Reskrim Polsek Purwosari Aiptu Hariyanto, Rabu (8/5/2019).

Catatan Redaksi: Artikel ini dibuat untuk memberikan gambaran bahwa hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres. Tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Tragis Ibu dan Anak Bunuh Diri karena Tak Punya Uang saat Ramadan

Kisah Tragis Ibu dan Anak Bunuh Diri karena Tak Punya Uang saat Ramadan

Jatim | Kamis, 09 Mei 2019 | 21:47 WIB

Ibu dan Anak Bunuh Diri karena Ekonomi, Yusuf Masih Terbayang Wajah Adiknya

Ibu dan Anak Bunuh Diri karena Ekonomi, Yusuf Masih Terbayang Wajah Adiknya

Jatim | Kamis, 09 Mei 2019 | 18:06 WIB

Ibu dan Anak Bunuh Diri, Diduga karena Tak Punya Uang buat Lebaran

Ibu dan Anak Bunuh Diri, Diduga karena Tak Punya Uang buat Lebaran

Jatim | Rabu, 08 Mei 2019 | 18:16 WIB

Hujan Petir Diprediksi Warnai Hari Ketiga Puasa di Jawa Timur

Hujan Petir Diprediksi Warnai Hari Ketiga Puasa di Jawa Timur

Jatim | Rabu, 08 Mei 2019 | 08:14 WIB

Hingga Lebaran, PLN Klaim Tak Akan Mati Lampu di Wilayah Jawa Timur

Hingga Lebaran, PLN Klaim Tak Akan Mati Lampu di Wilayah Jawa Timur

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×