Bisnis Massa Aksi, TKN Duga Ratusan Miliar Uang Sandiaga Dinikmati Kivlan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 10 Mei 2019 | 14:40 WIB
Bisnis Massa Aksi, TKN Duga Ratusan Miliar Uang Sandiaga Dinikmati Kivlan
Kivlan Zein. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Tim Penugasan Khusus TKN Joko Widodo - Maruf Amin, Inas Nasrullah Zubir menduga kalau Mayjen (Purnawirawan) Kivlan Zein menjadi dalang di balik pengerahan massa Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dugaan Inas tersebut, berawal dari pernyataan politisi Partai Demokrat Andi Arief yang membeberkan "bisnis" Pam Swakarsa Kivlan pada 1998 silam.

Inas mengatakan bahwa pernyataan Andi tersebut sekaligus membocorkan rahasia penting dari kubu Prabowo - Sandiaga. Menurutnya, hal itu mengangetkan rakyat Indonesia.

"Rakyat Indonesia sangat terkejut mendengar pernyataan Andi Arief yang membocorkan rahasia penting dalam kubu paslon 02, yakni, bahwa salah seorang anggota BPN Prabowo-Sandi, yaitu Kivlan Zen berbisnis pengerahan massa untuk berdemonstrasi," kata Inas kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Berangkat dari pernyataan Andi tersebut, Inas pun meyakini Kivlan menjadi otak di balik pengerahan massa dalam kampanye Prabowo - Sandiaga pada Pilpres 2019. Inas kembali menduga bahwa dana kampanye yang digelontorkan Sandiaga sekitar Rp 1.4 triliun hanya untuk membiayai Kivlan.

"Pernyataan ini semakin meyakinkan kita bahwa pengerahan massa di kampanye-kampanye Prabowo-Sandi selama Pilpres ini dikerjakan oleh Kivlan Zein dalam bentuk bisnis," ujarnya.

"Sehingga tidak salah jika Sandiaga Uno pernah mengeluhkan bahwa ia telah mengeluarkan uang sejumlah 1.4 triliun untuk membiayai kampanye Prabowo Sandi! Dan kita bisa menduga bahwa ratusan milyar uang Sandiaga Uno tersebut dinikmati oleh Kivlan Zein," sambungnya.

Bukan hanya "bisnis" pengerahan massa kampanye yang disoroti Inas. Inas juga meminta untuk waspadai rencana people power yang selama ini diteriakan oleh pendukung Prabowo - Sandiaga. Mengutip pernyataan yang disampaikan Andi, pengerahan massa untuk melakukan people power saat ini juga akan mengadopsi Pam Swakarsa pada 1998 yang berujung terjadinya Tragedi Semanggi.

"Akan tetapi yang perlu diwaspadai adalah rahasia BPN Prabowo Sandi yang merencanakan people power, di mana dihembuskan oleh Amien Rais," katanya.

baca juga

"Dan menurut Andi Arief, pengerahan massanya akan dikerjakan juga oleh Kivlan Zein yang akan dibuat seperti pamswakarsa era Soeharto dimana mereka siap melakukan kekerasan yang akan mengorbankan rakyat Indonesia demi tercapainya tujuan politik Prabowo-Sandiaga yakni mengambil alih kekuasaan secara inkonstitusional!," tandasnya.

Sebelumnya, Andi Arief menyebut Kivlan Zein mendapatkan keuntungan banyak selama mengelola bisnis Pam Swakarsa yang telah merenggut banyak korban jiwa. Cerita Andi tersebut dilontarkan sebagai respons atas ucapan Kivlan yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai orang yang licik.

"Tahun 1998 juga Pak Kivlan yang menjadi komandan bisnis Pam Swakarsa gagal mempertahankan Pak Habibie," kata Andi kepada wartawan, Kamis (9/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa Sudah Aksi di Bawaslu, Eggi Sudjana dan Kivlan Zein Belum Muncul

Massa Sudah Aksi di Bawaslu, Eggi Sudjana dan Kivlan Zein Belum Muncul

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 14:00 WIB

Ferdinand: Pak Wiranto Tolong Pak Kivlan Dibayar, Kasihan Dia

Ferdinand: Pak Wiranto Tolong Pak Kivlan Dibayar, Kasihan Dia

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:01 WIB

Andi Arief: SBY Jadi Musuh Besar Ambisi Kotor Kivlan Zein

Andi Arief: SBY Jadi Musuh Besar Ambisi Kotor Kivlan Zein

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 11:41 WIB

Andi Arief Sebut Kivlan Zein Pakai Bisnis Pam Swakarsa agar Dilirik Prabowo

Andi Arief Sebut Kivlan Zein Pakai Bisnis Pam Swakarsa agar Dilirik Prabowo

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 10:38 WIB

Andi Arief Minta Kader PD Tak Tanggapi Para Sumbu Pendek, Sindir Siapa?

Andi Arief Minta Kader PD Tak Tanggapi Para Sumbu Pendek, Sindir Siapa?

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 20:04 WIB

Demo Diskualifikasi Jokowi, TKN Minta Kivlan Zein Jangan Ajak Makar

Demo Diskualifikasi Jokowi, TKN Minta Kivlan Zein Jangan Ajak Makar

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×