TKN: BPN Prabowo Tak Teriak Curang di Provinsi Jokowi Kalah

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 12 Mei 2019 | 09:04 WIB
TKN: BPN Prabowo Tak Teriak Curang di Provinsi Jokowi Kalah
Sekjen PPP, Arsul Sani di Hotek Seruni, Bogor, Jabar. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Arsul Sani merasa aneh dengan sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga dalam menyikapi hasil Pilpres 2019. Arsul merasa aneh karena kubu Prabowo - Sandiaga tidak pernah berteriak curang pada provinsi dimana Prabowo unggul dalam perolehan suara di Pilpres 2019.

Keanehan itu disampaikan Arsul lewat akun Twitter pribadinya @arsul_sani pada Minggu (12/5/2019) pukul 04.29 WIB.

Awalnya, Arsul menautkan pemberitaan dari salah satu media ihwan BPN Prabowo - Sandiaga yang menyebut adanya indikasi kecurangan yang terjadi di provinsi Jawa Tengah. Hal itu, yang dinilai BPN Prabowo - Sandiaga Uno mengapa Jokowi unggul telak di provinsi tersebut.

Terkait itu, Sekretaris Jenderal PPP itu mengaku heran lantaran BPN Prabowo tidak pernah menyebut adanya kecurangan pada provinsi-provinsi dimana Capres dan Cawapres nomor urut 02 unggul dalam perolehan suara Pilpres 2019. Misalanya di provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua TKN Jokowi - Maruf Amin, Arsul Sani merasa aneh dengan sikap BPN Prabowo - Sandiaga. (Twitter pribadinya @arsul_sani)
Wakil Ketua TKN Jokowi - Maruf Amin, Arsul Sani merasa aneh dengan sikap BPN Prabowo - Sandiaga. (Twitter pribadinya @arsul_sani)

"Disebagian besar propinsi-provinsi Pulau Sumatera, juga Kalsel, Sulsel, Sultra, @prabowo @sandiuno menang tidak ada bunyian Pilpres curang." cuit Arsul seperti dikutip Suara.com.

Untuk itu, Arsul pun menyebut pola sikap BPN Prabowo - Sandiaga menggelikan. Lantaran, mereka hanya berteriak curang pada provinsi-provinsi dimana Jokowi unggul dalam perolehan suara.

"Di Jateng dan Jatim @jokowi @KHMarufAmin_ yang menang, nyaring berdendang Pilpres-nya curang... Tingkah polah menggelikan..." kicau Arsul disertai emoji tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua TKD: Jatim Sumbang 51 Persen Suara Jokowi-Maruf di Pilpres

Ketua TKD: Jatim Sumbang 51 Persen Suara Jokowi-Maruf di Pilpres

Jatim | Sabtu, 11 Mei 2019 | 22:04 WIB

Boni Hargens: Penunggang Gelap Pemilu Ada di Lingkaran Capres - Cawapres

Boni Hargens: Penunggang Gelap Pemilu Ada di Lingkaran Capres - Cawapres

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 21:17 WIB

Ketua TKD Jatim: Walau Jokowi Kalah, Kita Tetap Pesan Sate Madura

Ketua TKD Jatim: Walau Jokowi Kalah, Kita Tetap Pesan Sate Madura

Jatim | Sabtu, 11 Mei 2019 | 20:34 WIB

Ma'ruf Amin Pikir-pikir Bentuk Zaken Kabinet Jika Menangi Pilpres

Ma'ruf Amin Pikir-pikir Bentuk Zaken Kabinet Jika Menangi Pilpres

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 20:27 WIB

Boni Hargens: FPI Dibentuk untuk Mendukung Berdirinya Negara Khilafah

Boni Hargens: FPI Dibentuk untuk Mendukung Berdirinya Negara Khilafah

News | Sabtu, 11 Mei 2019 | 20:19 WIB

Terkini

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB