Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Gelar Pertemuan Tertutup di Bogor

Chandra Iswinarno

Rabu, 15 Mei 2019 | 17:41 WIB
Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Gelar Pertemuan Tertutup di Bogor
Pertemuan beberapa kepala daerah bertajuk 'Silaturahmi Bogor Untuk Indonesia' di Museum Balai Kirti, Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/5/2019) sore. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Sejumlah kepala daerah dan tokoh nasional menggelar pertemuan bertajuk 'Silaturahmi Bogor Untuk Indonesia' di Museum Balai Kirti, Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/5/2019) sore.

Pantauan Suara.com, kepala daerah dan tokoh nasional tiba di Museum Balaikirti sekitar pukul 16.30 WIB. Dengan pakaian serba putih, mereka langsung masuk ke gedung untuk melakukan pertemuan.

Adapun yang hadir yakni Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur NTB Zulkifliansyah, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdulah, Bupati Bayuwangi Azwar Anas, Wakil Walikota Tanggerang Airin Rachmi dan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institut Agus Harimurti Yudhoyono.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid yang juga turut diundang belum terlihat di lokasi.

"Terima kasih teman-teman media yang sudah datang. Kita akan ngobrol-ngobrol tertutup dulu nanti kita akan sampaikan apa yang perlu disampaikan. Kita juga masih tunggu mas Anies dan mba Yenny," kata Bima Arya, kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Sebelumnya, Bima mengatakan pertemuan ini hanya untuk mempererat tali silaturahmi diantara mereka. Namun, ia tidak memungkiri jika nantinya akan ada pembicaraan lain dalam pertemuan tertutup ini.

"Kita punya kepentingan yang sama, kita ingin bulan Ramadhan ini nuansa silaturahminya dikedepankan dengan suasana yang sejuk dan uyub. Kita lihat nantilah ya tapi, dimensinya kepada persahabatan kita semua ini kan bersabahat tuker pikiran dan macam macamlah," ujar Bima di Balaikota Bogor.

Hingga saat ini, pertemuan kepala daerah dan tokoh nasional tersebur masih berlangsung. Awak media juga masih menanti keterangan pers dari mereka terkait hasil pertemuan tertutup tersebut.

Kontributor : Rambiga

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Ada Kepala Daerah Gengsi untuk Tiru Daerah Berprestasi

Mendagri: Ada Kepala Daerah Gengsi untuk Tiru Daerah Berprestasi

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 12:56 WIB

Imbauan Jusuf Kalla Kepada Kepala Daerah: Jangan Lobi-lobi Anggaran ke DPR

Imbauan Jusuf Kalla Kepada Kepala Daerah: Jangan Lobi-lobi Anggaran ke DPR

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 20:31 WIB

Erick Thohir: Kepala Daerah Akan Kampanye untuk Jokowi - Maruf Amin

Erick Thohir: Kepala Daerah Akan Kampanye untuk Jokowi - Maruf Amin

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 20:52 WIB

Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu

Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:00 WIB

Jokowi Minta Kepala Daerah Lakukan Percepatan Batas Desa dan Kelurahan

Jokowi Minta Kepala Daerah Lakukan Percepatan Batas Desa dan Kelurahan

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:17 WIB

Terkini

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:08 WIB

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

×