Polres Pasaman Belum Pastikan Identitas Sepasang Mayat di Dasar Jurang

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 16 Mei 2019 | 19:47 WIB
Polres Pasaman Belum Pastikan Identitas Sepasang Mayat di Dasar Jurang
Sosok mayat saat proses evakuasi dari Jurang sedalam 50 Meter di Jalan Lintas Simpati, Kecamatan Simpati, Pasaman, Kamis (16/05/2019). [Covesia]

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat masih melakukan identifikasi untuk mengetahui identitas sepasang mayat yang ditemukan di dasar jurang berkedalaman 50 meter di wilayah Rimbo Malampah, Nagari Malampah, Kecamatan Simpati.

Penemuan sepasang mayat yang menggegerkan Warga Pasaman tersebut diketahui pada Kamis (16/5/2019) sekira Pukul 11.30 WIB.

Kapolres Pasaman AKBP Hasanudin kepada Covesia.com - jaringan Suara.com mengemukakan saat ini mayat tersebut tengah diidentifikasi di rumah sakit umum daerah setempat.

"Benar. Jasad kedua mayat saat ini tengah dilakukan identifikasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Tadi sudah dicoba dilakukan identifikasi lewat sidik jari korban. Namun alat di Polres dan Disdukcapil tadi sedikit mengalami kendala. Secepatnya identitas korban akan kita ungkap," katanya.

Hasanuddin mengemukakan, petugas tidak menemukan kartu identitas saat melakukan evakuasi kedua jasad korban.

"Itu yang menjadi kendala tadi. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan kartu atau semacamnya yang menunjukan identitas korban," jelasnya.

Meski begitu, Hasanudin menyatakan belum ada warga di daerah lokasi kejadian yang menyatakan kehilangan anggota keluarganya.

"Belum ada kami terima laporan kehilangan. Yang ada cuma satu di Panti, itu bocah Rahmat Sah (10) sudah ditemukan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian,"tukasnya.

Lebih lanjut, Hasanuddin mengemukakan pihaknya juga belum mengetahui motif dalam kasus tersebut hingga korban sudah ditemukan dalam keadaan nahas terbunuh dalam keadaan 'telanjang'.

"Belum tau. Masih pengembangan di lapangan. Tetapi sejumlah barang bukti di TKP sudah dikumpulkan berupa kain sarung, selimut dan sandal diduga milik korban. Apapun hasilnya nanti akan kami sampaikan perkembangannya," jelasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepasang Mayat Ditemukan di Dasar Jurang Gegerkan Warga Pasaman

Sepasang Mayat Ditemukan di Dasar Jurang Gegerkan Warga Pasaman

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 19:32 WIB

Tercium Bau Gorengan, Buruh Cangkul Kaget Ternyata Mayat Terbakar

Tercium Bau Gorengan, Buruh Cangkul Kaget Ternyata Mayat Terbakar

Jatim | Senin, 13 Mei 2019 | 10:56 WIB

Siapa Sebenarnya Jasad Wanita Hamil Tanpa Identitas di Taman Kota?

Siapa Sebenarnya Jasad Wanita Hamil Tanpa Identitas di Taman Kota?

News | Kamis, 18 April 2019 | 15:04 WIB

Penemuan Mayat Perempuan Bertato Mengambang di Sungai Gegerkan Warga Lebak

Penemuan Mayat Perempuan Bertato Mengambang di Sungai Gegerkan Warga Lebak

Banten | Rabu, 10 April 2019 | 09:57 WIB

Tewas Dalam Mobil, Laki-laki Misterius di Mojokerto Sempat Makan Nasi Rawon

Tewas Dalam Mobil, Laki-laki Misterius di Mojokerto Sempat Makan Nasi Rawon

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 09:42 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB