Jelang Aksi 22 Mei, Polisi Mulai Bikin Barikade di Depan Gedung Bawaslu

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 21 Mei 2019 | 11:18 WIB
Jelang Aksi 22 Mei, Polisi Mulai Bikin Barikade di Depan Gedung Bawaslu
Polisi di depan Bawaslu. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Sejumlah personil kepolisian mulai bersiaga di depan gerbang gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Mereka disebut bersiaga untuk aksi 22 Mei atau pasca rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan informasi yang beredar, kantor Bawaslu menjadi salah satu titik aksi yang akan dilakukan oleh massa yang menolak hasil rekapitulasi suara KPU. Menurut kepolisian, pukul 10.45 WIB ia sudah mendapat info ada massa aksi yang akan menyambangi gedung Bawaslu.

"Kita dapat informasi massa aksi mau datang dari KPU, katanya massa aksi abis orasi depan KPU," ujar Kadit Binmas Polsek Menteng, Kom Pol M.H Panjaitan di depan Bawaslu, Selasa (21/5/2019).

Pantauan suara.com, jelang aksi tersebut, penjagaan tidak terlihat terlalu ketat. Mobil Pengurai Massa (Raisa) dan komando juga terlihat disiagakan. Kawat besi juga belum dipasang polisi.

Lalu lintas arah monas dari Bundaran HI terpantau padat. Sementara arah sebaliknya terlihat lancar.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019. Hasilnya pasangan nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin unggul 55,50 persen.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019 di Ruang Sidang Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

"Jumlah pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin sebanyak 85.607.362, atau 55,5 persen dari total nasional. Jumlah pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga nomor urut 02 sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen dari total nasional," ujar Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendemo Mulai Berdatangan ke KPU, Tapi Tolak People Power 22 Mei

Pendemo Mulai Berdatangan ke KPU, Tapi Tolak People Power 22 Mei

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 11:10 WIB

Jelang Aksi 22 Mei, Disdik DKI: Sekolah Tetap Masuk Seperti Biasa

Jelang Aksi 22 Mei, Disdik DKI: Sekolah Tetap Masuk Seperti Biasa

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 11:06 WIB

Jalan ke KPU Ditutup Hadang Massa People Power, Ini Jalan Alternatifnya

Jalan ke KPU Ditutup Hadang Massa People Power, Ini Jalan Alternatifnya

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 11:03 WIB

Usai Pengumuman Jokowi Menang, Polisi Bersenjata Jaga Bawaslu

Usai Pengumuman Jokowi Menang, Polisi Bersenjata Jaga Bawaslu

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 10:57 WIB

Polres Bogor Klaim Belum Ada Massa ke Jakarta untuk Aksi 22 Mei

Polres Bogor Klaim Belum Ada Massa ke Jakarta untuk Aksi 22 Mei

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 10:43 WIB

Terkini

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB