Prabowo Gugat Pilpres 2019, Jalan Sukses atau Gagal Berulang?

Bangun Santoso

Sabtu, 25 Mei 2019 | 07:01 WIB
Prabowo Gugat Pilpres 2019, Jalan Sukses atau Gagal Berulang?
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

"Soal pesimisme di luar, bukan tugas kuasa hukum menjelaskannya. Kalau mau tidak percaya, itu hak masing-masing," ujar Bambang sebagaimana dilansir dari Antara.

Bambang mengatakan, saat ini fokus meyakinkan Majelis Hakim dalam sidang MK agar menerima dan mengabulkan permohonan kliennya.

"Tugas kami disini adalah terus-menerus membangun optimisme karena hanya optimisme saja yang bisa menjemput harapan," tandas Bambang.

Siap Hadapi Tekanan

Anwar Usman saat pemilihan Ketua MK periode 2018-2020 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (2/4).
Anwar Usman saat pemilihan Ketua MK periode 2018-2020 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (2/4).

Sementara itu, Ketua Mahkamah Konstitusi memastikan pihaknya akan independen dalam menangani gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. MK akan bekerja sesuai dengan fakta dan bukti yang jelas.

Menurut Usman, indepensi MK sudah terbukti pada sidang sengketa hasil Pilpres 2014 lalu ketika Prabowo Subianto juga mengajukan gugatan.

"Kalau itu kami tidak akan terpengaruh. Tidak akan terpengaruh dulu saya sudah di MK ketika pilpres yang lalu. Kami rapat permusyawaratan hakim untuk penentuan hasil di lantai 16, di depan kita ribuan orang demo. Itu tidak terpengaruh," kata Usman di Kantor MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Ia juga meminta massa aksi tolak hasil Pilpres 2019 untuk mempersiapkan diri dalam gugatannya, bukan terus-terusan menggelar aksi di jalanan.

"Lebih bagus mereka konsentrasi menyiapkan bukti-bukti, karena yang menjadi dasar MK dalam memutus nanti adalah apa yang didalilkan harus dibuktikan," katanya.

baca juga

Bagaimana Sikap Jokowi?

Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Keputusan tim BPN Prabowo - Sandiaga resmi menyatakan 'perang' lewat jalur konstitusional langsung disambut oleh Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi - Ma'ruf Amin.

Wakil Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Arsul Sani mengatakan, tim kuasa hukum TKN menghadapi sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

"Saya sampaikan tim hukum di MK akan dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra," ujar Arsul, Jumat (24/5).

Ia menjelaskan, kuasa hukum TKN akan mendaftarkan diri sebagai pihak terkait dalam gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK tersebut. Di mana pihak pemohon adalah pasangan Prabowo - Sandiaga. Sementara pihak termohon adalah Komisi Pemilihan Umum atau KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

"TKN menjadi pigak terkait apabila paslon 02 Prabowo - Sandiaga melalui kuasa hukumnya mengajukan sengketa hasil pilpres ke MK," ujar Arsul.

Sementara itu, Capres Joko Widodo atau Jokowi kembali menegaskan keinginannya untuk bertemu Prabowo Subianto. Hal itu dilakukan demi untuk mendinginkan suasana.

Jokowi usai menggelar pertemuan dengan Mantan Presiden BJ Habibie di Istana Merdeka Jakarta, Jumat, mengatakan dirinya selalu terbuka untuk bertemu dengan semua pihak yang terlibat dalam kontestasi politik untuk bersama-sama bekerja membangun bangsa ini.

Jokowi menambahkan pertemuan dengan Prabowo sedang diupayakan bahkan sejak sesaat setelah masa pencoblosan.

"Yang jelas setelah coblosan sudah saya sampaikan, kita berkeinginan berinisiatif untuk bertemu, sampai sekarang belum bertemu," kata Jokowi seperti dilansir Antara.

Menurut dia, pertemuan dengan Prabowo akan sangat baik dilihat oleh rakyat dan diharapkan mampu mendinginkan suasana politik yang sempat memanas.

"Akan dilihat baik oleh rakyat, mendinginkan suasana, bahwa di elite-elite politik rukun-rukun saja enggak ada masalah. Saya kira paling penting itu. Kalau elitenya rukun, baik-baik saja, di bawah kan dingin, akan sejuk," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Gugat Pilpres 2019, Tim Kuasa Hukum: Aksi Massa Bukan Urusan Kami

Prabowo Gugat Pilpres 2019, Tim Kuasa Hukum: Aksi Massa Bukan Urusan Kami

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 04:48 WIB

PSI Ajukan Gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi

PSI Ajukan Gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 03:05 WIB

Ini Formasi Tim Kuasa Hukum Prabowo  Sandiaga Untuk Sengketa Pilpres di MK

Ini Formasi Tim Kuasa Hukum Prabowo Sandiaga Untuk Sengketa Pilpres di MK

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 23:26 WIB

Akhirnya Prabowo - Sandiaga Datang Gugat Pilpres 2019 ke MK

Akhirnya Prabowo - Sandiaga Datang Gugat Pilpres 2019 ke MK

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 22:40 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran Sengketa Pilpres, Polri Perketat Pengamanan

Hari Terakhir Pendaftaran Sengketa Pilpres, Polri Perketat Pengamanan

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 21:30 WIB

Terkini

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

×