Mudik Lebaran, KLHK Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 28 Mei 2019 | 18:11 WIB
Mudik Lebaran, KLHK Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik
Forum Tematik Bakohumas KLHK di Jakarta, Selasa (28/05/2019). (Dok : KLHK)

Suara.com - Menjelang Idul Fitri 1440 H, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyerukan ajakan kepada pemudik untuk mengurangi penggunaan sampah plastik melalui tema kampanye "Mudik Asik Tanpa Sampah Plastik".  Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas), yang merupakan jejaring kehumasan pemerintah minta agar masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah plastik, terutama saat mudik.

"Humas kementerian dan lembaga sangat penting, karena merekalah para marketing yang "menjual" hasil-hasil kerja pemerintah. Kita berharap Bakohumas dapat mengamplifikasi kampanye pengurangan sampah plastik," ujar Rosa Vivien Ratnawati, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK, saat membacakan Sambutan Sekretaris Jenderal KLHK sekaligus membuka Forum Tematik Bakohumas di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Vivien menjelaskan, pemudik lebaran 2019, berdasarkan data Kementerian Perhubungan diperkirakan mencapai 23 juta orang. Jika disandingkan dengan data KLHK, setiap orang menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari, maka timbulan sampah tahun ini bisa mencapai 16.100 ton per hari. 

"Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (single use plastic), karena ini yang berbahaya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti, yang hadir mewakili Ketua Umum Bakohumas menyebut,  Mudik Asik Tanpa Sampah Plastik merupakan kampanye penting .

"Saya harap peserta Bakohumas dapat mengamplifikasi materi kampanye yang disampaikan para narasumber, sehingga semakin luas jangkauan kampanye dan mendapat perhatian masyarakat, khususnya para pemudik," ujar Niken.

Amplifikasi kampanye ini, menurut Niken dapat dimulai oleh Forum Bakohumas, dengan konten-konten kreatif yang dapat disebarkan melalui sosial media masing-masing kementerian atau lembaga, yang dapat dibantu oleh Kominfo melalui Government Public Relation (GPR) Widget.

GPR Widget akan menyebarkan materi kampanye melalui jaringan website pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pada Forum Tematik Bakohumas kali ini juga dilangsungkan talkshow yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar dan Pimpinan Redaksi Media Online Lingkungan "Greeners", Syaiful Rochman, yang dimoderatori oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK, Djati Witjaksono Hadi.

Novrizal menyebutkan, tren komposisi sampah plastik terus meningkat setiap tahunnya. Data KLHK sejak 1995, komposisi sampah plastik baru 9 persen, lalu pada 2005 meningkat menjadi 11 persen, dan terus meningkat pada 2016 menjadi 16 persen. Hal ini, menurut Novrizal seakan membuktikan klaim Ocean Conservancy seperti yang dilansir dari The Independent, bahwa pada 2050 nanti diperkirakan jumlah sampah plastik akan lebih banyak daripada jumlah ikan yang hidup di laut.

Indonesia dinilai berkontribusi besar pada produksi sampah plastik. Hal mendasar yang menjadi pangkal persoalan sampah di Indonesia, menurut Novrizal, terutama bersumber pada tingkat kepedulian masyarakat yang rendah pada persoalan pengelolaan sampah.

"BPS mengeluarkan data indeks kepedulian masyarakat Indonesia yang nilainya 0,72. Artinya, orang Indonesia tidak peduli pada pengelolaan sampah," ujarnya.

Pada momen mudik Lebaran, biasanya rest area jalan tol menjadi lokasi untuk membuang sampah. Hal itu menurut Novrizal adalah cermin ketidapedulian masyarakat Indonesia pada masalah sampah. 

Tidak jauh berbeda, Syaiful dari Greeners menyoroti sampah yang dihasilkan dari sebuah even kegiatan. Dia dan kelompoknya berharap agar sampah dari sebuah even dapat dipikirkan pengelolaannya. 

"Less Waste Event, saat ini baru fokus pada sampah yang dihasilkan dari konsumsi pengunjung event, belum menyentuh aspek produksi, seperti sampah dari dekorasi dan lain sebagainya, yang jumlahnya juga tidak sedikit," ujar Syaiful.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Resmikan Sejumlah Fasilitas Pengelolaan Sampah di Jabar

KLHK Resmikan Sejumlah Fasilitas Pengelolaan Sampah di Jabar

News | Selasa, 16 April 2019 | 10:01 WIB

Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah, KLHK : Kini Bernilai Ekonomis

Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah, KLHK : Kini Bernilai Ekonomis

News | Jum'at, 05 April 2019 | 09:54 WIB

Lagi, KLHK Minta Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Lagi, KLHK Minta Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 09:44 WIB

KLHK Ramaikan Java Jazz 2019 dan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik

KLHK Ramaikan Java Jazz 2019 dan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik

News | Senin, 04 Maret 2019 | 11:17 WIB

Terkini

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB