Bikin Bukber Tak Ada yang Datang, Pria Ini Harus Ganti Rugi Rp 3 Juta

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 01 Juni 2019 | 15:14 WIB
Bikin Bukber Tak Ada yang Datang, Pria Ini Harus Ganti Rugi Rp 3 Juta
Bukber tak ada yang datang, pria ini ganti kerugian hingga RP 3,3 juta (Facebook/ Teja)

Suara.com - Saat Ramadan tiba, acara buka puasa bersama atau (bukber) menjadi agenda wajib yang dilakukan di setiap komunitas sembari menyambung silaturahmi. Alih-alih ingin bukber bersama teman lama, pria ini justru terpaksa harus mengganti kerugian makanan hingga Rp 3 juta karena tak ada temannya yang datang.

Kisah ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Teja. Ia mengaku cukup terkejut saat undangan bukber berjumlah 30 orang hanya didatangi oleh 3 orang saja.

Terlebih, sang koordinator acara bukber telah memesan tempat dan makanan di sebuah rumah makan sebanyak 30 porsi. Alhasil, ia pun terpaksa membayar kerugian itu.

"Seriously ini keterlaluan. Kenapa aku bilang keterlaluan karena reservasi 30 pax belum dibayar. Dari 30 orang yang konfirmasi datang, ada 27 orang tidak hadir," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/5/2019).

Awalnya, si pemilik akun tiba lebih awal pukul 16.30 WIB. Ia menjadi orang pertama yang hadir, setelah ditunggu tak lama datanglah dua orang lainnya, satu diantaranya merupakan sang koordinator.

Hingga tiba azan magrib berkumandang, tak ada satupun teman lainnya yang datang. Sang koordinator mulai resah, ia mencoba menghubungi teman-temannya satu per satu. Padahal, sejak awal semua teman-temannya sudah konfirmasi hadir dalam acara bukber.

Sampai jam menunjukkan pukul 19.00 WIB, tidak ada tambahan teman lainnya yang datang. Pihak rumah makan memberikan tagihan bayaran.

Si pemilik akun terkejut bukan main saat melihat total tagihan mencapai Rp 3,3 juta. Terlebih semua temannya yang telah konfirmasi hadir sama sekali belum mengirim uang untuk bukber.

"Si cashier nyamperin kita bertiga ngasih billingnya
total Rp 110.000 x 30 orang = Rp 3,3 juta. Temenku 2 orang ini keberatan untuk membayar makanan 30 orang karena mereka gak ada uang," ungkapnya.

Meski demikian, makanan yang sudah dipesan tidak bisa dikembalikan lagi. Sang pemilik akun itu terpaksa membayar seluruh tagihan yang ada.

Diakhir curhatannya, si pemilik akun pun meminta kisah yang ia bagikan sebagai bentuk pelajaran untuk siapapun. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Aku tidak mempermasalahkan siapa yang harus membayar tapi kalau mau buka puasa bersama dan sudah konfirmasi hadir tepatilah janjimu, jangan tiba-tiba 10 menit mau buka puasa kalian cancel itu namanya kalian zalim," tandasnya.

Curhatan si pemilik akun ini mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet. Banyak warganet yang ikut geram dengan aksi teman-temannya yang membatalkan sepihak tanpa konfirmasi di hari yang telah ditentukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Yatim Ini Pertama Kali Beli Baju Lebaran, Karyawan Mal Sampai Nangis

Anak Yatim Ini Pertama Kali Beli Baju Lebaran, Karyawan Mal Sampai Nangis

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 17:54 WIB

Marah Kursi Anaknya Diduduki, Ibu Ini Serang Wanita Tua di Kereta

Marah Kursi Anaknya Diduduki, Ibu Ini Serang Wanita Tua di Kereta

Lifestyle | Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:46 WIB

Tulisan-tulisan Lucu Motor Pemudik: Bu Im Sorry Calon Mantu Ditikung Avanza

Tulisan-tulisan Lucu Motor Pemudik: Bu Im Sorry Calon Mantu Ditikung Avanza

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 20:53 WIB

Terkini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB