Bunuh 85 Pasien, Perawat Sadis di Jerman Dipenjara Seumur Hidup

Dany Garjito | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2019 | 08:24 WIB
Bunuh 85 Pasien, Perawat Sadis di Jerman Dipenjara Seumur Hidup
Ilustrasi perawat - (Pixabay/TheHilaryClark)

Suara.com - Seorang perawat asal Jerman dijebloskan ke penjara seumur hidup karena perbuatan sadisnya. Pria bernama Niels Hoegel itu telah membunuh 85 pasien di dua rumah sakit di Jerman bagian barat laut sejak 1999 hingga 2005.

Kini Niels Hoegel pun menjadi pembunuh berantai dengan korban paling banyak di Jerman sepanjang sejarah pasca-perang negara tersebut.

Diberitakan The Independent, Kamis (6/6/2019), berdasarkan keterangan pengadilan di Oldenburg, Niels Hoegel telah membunuh para korbannya dengan cara membuat mereka mengalami henti jantung atau cardiac arrest. Hal itu dilakukan Niels Hoegel karena dirinya menikmati sensasi yang ia rasakan saat melakukan resusitasi pada para korban.

Pria 42 tahun itu telah bekerja di sebuah rumah sakit di Oldenburg sejak 1999 hingga 2002 dan rumah sakit lain di Delmenhorst dari 2003 sampai 2005.

Pada 2000, Niels Hoegel mulai dituding telah membunuh pasien berusia antara 34 hingga 96 tahun, hingga akhirnya berhenti pada 2005 setelah ketahuan menyuntik pasien dengan ajmaline.

Namun, sebelumnya Niel Hoegel sendiri juga mengatakan kepada penyelidik bahwa dirinya telah membunuh pasien di Oldenburg, sehingga pihak berwenang kemudian menyelidiki ratusan kematian dengan menggali kuburan banyak pasien.

Dalam persidangan selama tujuh bulan, Niels Hoegel mengakui 43 pembunuhan, membantah lima kasus lain, dan mengatakan tak bisa mengingat-ingat 52 pembunuhan lainnya.

Pada Rabu (5/6/2019) lalu, dia menyatakan penyesalan melalui sebuah pernyataan penutupan. Menurut ucapannya, Niels Hoegel menyadari betapa dalamnya rasa sakit dan penderitaan yang telah dia sebabkan dengan perbuatan buruknya.

"Untuk semua orang, saya dengan tulus meminta maaf atas semua yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun," katanya.

Niels Hoegel telah menjalani hukuman penjara selama 10 tahun karena pembunuhan lainnya, lalu dihukum pada 2015 atas dua pembunuhan dan dua percobaan pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dahsyat, Porsche Cayenne dengan Kemampuan Akselerasi 5 Detik

Dahsyat, Porsche Cayenne dengan Kemampuan Akselerasi 5 Detik

Otomotif | Senin, 03 Juni 2019 | 19:40 WIB

Liburan Naik Mobil ke Italia, Kakek Ini Malah Nyasar ke Jerman

Liburan Naik Mobil ke Italia, Kakek Ini Malah Nyasar ke Jerman

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:22 WIB

Nekat Curi Ferrari Langka saat Test Drive, Tersangka Langsung Dibuat Jera

Nekat Curi Ferrari Langka saat Test Drive, Tersangka Langsung Dibuat Jera

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 16:05 WIB

Perdagangkan Wanita Transgender Thailand ke Jerman, 5 Orang Didakwa Berat

Perdagangkan Wanita Transgender Thailand ke Jerman, 5 Orang Didakwa Berat

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 12:15 WIB

Truk Elektrik di Jerman Ini Gunakan Alat Mirip KRL, Intip Bentuknya

Truk Elektrik di Jerman Ini Gunakan Alat Mirip KRL, Intip Bentuknya

Otomotif | Sabtu, 11 Mei 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:38 WIB

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:31 WIB

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:09 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:38 WIB

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:30 WIB