Terseret Arus, Kapal Pemudik Kandas di Dekat Pelabuhan Bakauheni

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2019 | 16:40 WIB
Terseret Arus, Kapal Pemudik Kandas di Dekat Pelabuhan Bakauheni
Evakuasi KMP Mutiara Persada II yang kandas di perairan dekat Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (7/6/2019). (Dok. Suara.com/Istimewa)

Suara.com - Kapal pemudik dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung, kandas di sekitar perairan Pulau Rimau Balak.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Persada (MP) II kandas sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi, saat mengangkut pemudik di arus balik.

"Keseret arus gitu, malam Kan hujan juga memang. Kebawa arus, keluar alur," kata Saifulahil Maslul Harahap, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, melalui sambungan selulernya, Jumat (07/06/2019).

Kapal bermuatan penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera itu kandas saat akan sandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

"Sudah mau masuk alur Bakauheni. Masih di pintu Bakauheni lah," terangnya.

Kapalnya sendiri masih berada di perairan Pulau Rimau Balak. Sedangkan penumpangnya telah dievakuasi oleh Basarnas Lampung menggunakan kapal KN Basudewa.

"(Penumpang) Saya kurang tahu juga, karena yang evakuasi Basarnas, dibawa ke mana juga belum tahu. Dievakuasi pakai kapal Basarnas. Kapal masih di Rimau Balak. Kalau untuk (evakuai kapal) kewenangan KSOP Bakauheni," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Operasional Basarnas Banten Yulius Cahyono mengatakan seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat.

"Iya, ini masih berlangsung (evakuasi). Sudah tiga kali (angkut). Di evakuasi pakai kapal KN Basudewa. Penumpang dibawa ke Dermaga 1 Bakauheni," kata Yulius.

Yulius bersama tim Basarnas Lampung, masih berada di atas KMP MP II, di perairan Pulau Rimau Balak, Selat Sunda.

"Saya kurang tahu (kejadiannya), Saya dapat laporan sekitar jam 05.00 WIB atau pukul 05.30 WIB. Pukul 06.00 WIB baru bergerak (ke lokasi kapal kandas), karena kondisi air dan arus, kedalaman air sangat dangkal," terangnya.

Penumpang di evakuasi ke Dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sedangkan kendaraan pemudik, masih dibiarkan di dalam kapal, sembari menunggu proses evakuasi kapal KMP MP II menggunakan tugboath.

"Sampai sekarang sudah tiga kompi (proses evakuasi penumpang). Ada 500 lebih penumpang, penumpang selamat semua," jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Muat di Merak-Bakauheni Harus 45 Menit, Isi Nggak Isi Berangkat

Bongkar Muat di Merak-Bakauheni Harus 45 Menit, Isi Nggak Isi Berangkat

News | Selasa, 04 Juni 2019 | 05:57 WIB

Info Mudik Sabtu Pagi: 52.126 Pemudik Menyeberang ke Bakauheni

Info Mudik Sabtu Pagi: 52.126 Pemudik Menyeberang ke Bakauheni

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 05:28 WIB

Dua Pemudik Motor, Ibu dan Balita, Jatuh ke Laut di Bakauheni Lampung

Dua Pemudik Motor, Ibu dan Balita, Jatuh ke Laut di Bakauheni Lampung

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 17:14 WIB

Terkini

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:38 WIB