Sebar Tulisan Akal Sehat 02 Telah Mati, Ferdinand: Jangan Kebakaran Jenggot

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 08 Juni 2019 | 21:04 WIB
Sebar Tulisan Akal Sehat 02 Telah Mati, Ferdinand: Jangan Kebakaran Jenggot
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta seluruh pihak untuk tidak kebakaran jenggot alias kelabakan, saat dirinya mengunggah tulisan di akun Twitter miliknya.

Tulisan itu dibuat oleh Anoman Obong dengan menarasikan soal akal sehat kubu Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang telah mati.

"Bacaan menarik nih, nemu di group WA. Monggo silahkan baca, dilarang kebakaran jenggot," kata Ferdinand dalam akun Twitter @Ferdinand_Haean2 pada Sabtu (8/6/2019).

Dalam tulisan yang diunggah Ferdinand, kubu Prabowo – Sandiaga terlalu kaku dalam dunia politik.

Terutama ketika menilai Partai Demokrat yang kerap melakukan pertemuan dengan kubu tandingan dinilai telah berkhianat pada koalisi sendiri, yakni Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Politik yang elastis dinamis tentu menjadi Ielucon bila bicara kesetiaan dan bicara tak boleh berbeda atau mengkritik," demikian kutipan dari tulisan yang diunggah Ferdinand.

Tulisan itu sebenarnya menyoroti Agus Harimurti Yudhoyono, putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, yang dicibir karena kerap bertemu kubu Capres Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin.

"Mengingat koalisi adalah kerjasama politik, maka tentu AHY dan Demokrat tidak boleh dipaksa dan diatur hanya boleh ketemu siapa dan tidak boleh ketemu siapa. Demokrat itu berdaulat meski berkoalisi," ujarnya.

Tulisan yang diunggah Ferdinand membandingkan Demokrat yang dituduh berkhianat dengan perilaku kader-kader PKS.

PKS, menurut tulisan itu, menggunakan Prabowo – Sandiaga untuk mendongkrak naik perolehan suara partai pada Pemilu 2019.

"Bukankah itu penghianatan secara langsung dan terbuka dalam koalisi? Akhirnya Partai Berkarya jeblok tak Iolos ke Senayan dan Gerindra yang punya Capres, Cawapres serta Ketua Tim Sukses hanya meraih 11 persen tak jauh beda dengan partai menengah lainnya," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Saya Kenal Ani Yudhoyono Sejak Remaja, Dia Setia kepada SBY

Prabowo: Saya Kenal Ani Yudhoyono Sejak Remaja, Dia Setia kepada SBY

News | Senin, 03 Juni 2019 | 18:29 WIB

Pernah Mau Jenguk Ani Yudhoyono Tapi Urung, Prabowo Minta Maaf ke SBY

Pernah Mau Jenguk Ani Yudhoyono Tapi Urung, Prabowo Minta Maaf ke SBY

News | Senin, 03 Juni 2019 | 17:26 WIB

Prabowo di Austria? Titiek Soeharto: Enggak Laporan ke Saya Pergi ke Mana

Prabowo di Austria? Titiek Soeharto: Enggak Laporan ke Saya Pergi ke Mana

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 21:30 WIB

Tokoh Pendukung Prabowo Banyak Dipenjara, Amien Rais: Ya Wajar

Tokoh Pendukung Prabowo Banyak Dipenjara, Amien Rais: Ya Wajar

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 19:47 WIB

Terungkap! Ini Dia Sosok Orang Rusia di Rombongan Prabowo ke Dubai

Terungkap! Ini Dia Sosok Orang Rusia di Rombongan Prabowo ke Dubai

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:39 WIB

Terkini

Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri

Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

Nadiem Makarim: Profesional Muda Kini Takut Jadi Korban Kriminalisasi Berikutnya

Nadiem Makarim: Profesional Muda Kini Takut Jadi Korban Kriminalisasi Berikutnya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:46 WIB

Pakar Hukum Kompak Sebut Kerry Riza Seharusnya Divonis Bebas: Unsur Pidana Tak Terbukti

Pakar Hukum Kompak Sebut Kerry Riza Seharusnya Divonis Bebas: Unsur Pidana Tak Terbukti

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:42 WIB

Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'

Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:41 WIB

Bukan Cuma Satu, Ini Bocoran Calon Tersangka Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Bukan Cuma Satu, Ini Bocoran Calon Tersangka Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:40 WIB

Saat RUU Polri Dibahas DPR, Pakar Minta Batas Jelas bagi Polisi Aktif di Jabatan Sipil

Saat RUU Polri Dibahas DPR, Pakar Minta Batas Jelas bagi Polisi Aktif di Jabatan Sipil

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:35 WIB

Tim Hukum Andrie Yunus Sebut Hakim Bongkar Niat Buruk Penyidik Polda Metro Jaya

Tim Hukum Andrie Yunus Sebut Hakim Bongkar Niat Buruk Penyidik Polda Metro Jaya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:24 WIB

Baru Ada di Jakarta dan Jogja, Menkes Dorong Layanan Transplantasi Hati Hadir di 34 Provinsi

Baru Ada di Jakarta dan Jogja, Menkes Dorong Layanan Transplantasi Hati Hadir di 34 Provinsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:16 WIB