Tangkap Dua Terduga Teroris di Kalteng, Polisi Sita Buku Cara Merakit Bom

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:53 WIB
Tangkap Dua Terduga Teroris di Kalteng, Polisi Sita Buku Cara Merakit Bom
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Asep Adi Saputra, saat berbicara dalam jumpa pers kasus pengeroyokan dan pembakaran Zoya, di Bekasi, Senin (7/8/2017). [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menyebut Tim Detasemen Khusus Antiteror 88 kembali menangkap dua orang terduga teroris di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Senin (10/6/2019). Dua orang terduga teroris tersebut berinisial T dan A.

Asep mengatakan dua terduga teroris yang dibekuk di Kalteng itu masih ada hubungan kerabat dengan empat terduga teroris yang sebelumnya ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.

“Beberapa hal yang saya klarifikasi adalah yang di Kalimantan Tengah hanya ada 2 DPO yaitu dengan inisial T dan A diamankan Densus 88,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Selain membekuk dua orang terduga teroris di Kalteng, Anggota Densus 88 juga menyita beberapa bukti yang menguatkan indikasi adanya niat untuk melakukan aksi teror. Diantaranya alat komunikasi, buku, dan tata cara membuat bom.

"Barang bukti yang diamankan terkait dengan alat komunikasi dan beberapa buku dan juga tata cara pembuatan bom atau juga bahan peledak," jelas Asep.

Menurut Asep, T dan A sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak penindakan di Gunung Salak, Aceh pada 13 Desember 2018 lalu.

Empat teroris yang ditangkap di Bekasi beserta T dan A adalah beberapa orang teroris yang melarikan diri saat penindakan tersebut.

“Ketika terjadi penangkapan di situ tidak semuanya tertangkap para pelaku ini, ada yang melarikan diri ke beberapa daerah. Ada yang ke Bekasi, Jakarta dan Kalteng,” jelas Asep.

Asep menyebut terduga teroris yang sudah berhasil dibekuk itu tergabung dalam kelompok Abu Hamzah. Kelompok tersebut memiliki afiliasi dengan jaringan teroris ISIS di Indonesia, Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

baca juga

"JAD. Abu hamzah yang ada di Indonesia ini," kata Asep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Warga Saat Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Bekasi

Kesaksian Warga Saat Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Bekasi

Jabar | Rabu, 12 Juni 2019 | 09:30 WIB

2 Teroris Ahli Bom Aceh Mengasingkan Diri di Kalteng, Lalu Mau ke Jakarta

2 Teroris Ahli Bom Aceh Mengasingkan Diri di Kalteng, Lalu Mau ke Jakarta

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 22:07 WIB

Densus 88 Tangkap 4 Teroris di Bekasi, Polisi Dalami Jaringan Teror

Densus 88 Tangkap 4 Teroris di Bekasi, Polisi Dalami Jaringan Teror

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 17:49 WIB

Dua Keluarga Terduga Teroris di Palangka Raya Jarang Keluar Rumah

Dua Keluarga Terduga Teroris di Palangka Raya Jarang Keluar Rumah

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

×