Marak Konflik Gajah di Riau Diduga Akibat Rusaknya TN Tesso Nilo

Bangun Santoso

Kamis, 13 Juni 2019 | 10:22 WIB
Marak Konflik Gajah di Riau Diduga Akibat Rusaknya TN Tesso Nilo
Ilustrasi kawanan Gajah Liar yang berada di area perkebunan warga kawasan Inhu akan digiring ke Balai Taman Nasional Tessa Nilo di Riau. [Antara]

Suara.com - Kasus konflik gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) dengan manusia yang kini berlangsung di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau diduga akibat kerusakan parah di lanskap Tesso Nilo yang merupakan habitat alami satwa bongsor itu.

"Sebagaimana semua orang sudah tahu, lanskap Tesso Nilo sudah berubah bentang alamnya menjadi kelapa sawit, hutan tanaman dan sebagainya,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Suharyono, di Pekanbaru, Kamis (13/6/2019).

Ia mengatakan sudah sekitar dua pekan terakhir enam ekor gajah sumatera liar berkeliaran di area perkebunan dan permukiman di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Mereka terpecah menjadi dua kelompok, yakni di Kecamatan Peranap empat ekor dan sisanya di Kecamatan Kelayang.

Hewan dilindungi itu sejatinya berasal dari lanskap Tesso Nilo, yang merupakan kantong gajah dengan populasi terbesar di Riau.

“Lanskap Tesso Nilo merupakan kantong gajah terbesar ada sekitar 140 ekor di sana,” katanya seperti dikutip Antara, Kamis (13/6/2019).

Lanskap Tesso Nilo berada sekurang-kurangnya di dua kabupaten, yakni Pelalawan yang terbesar dan Inhu. Di Pelalawan merupakan lokasi kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo, seluas lebih dari 86 ribu hektare, namun habitat gajah itu kini porak poranda akibat perambahan yang masif.

Suharyono mengatakan, akibat kerusakan habitat aslinya di lanskap Tesso Nilo, gajah liar kesulitan mencari makanan sehingga terpaksa keluar hingga ke area permukiman.

“Kebutuhan ruang hidup 140 ekor lebih gajah di Tesso Nilo pasti sulit karena yang dulunya mereka mudah dapat makanan, sehingga dia (gajah) akan keluar dari tempat dia hidup saat ini,” katanya.

Tim gabungan baru bisa memulai operasi penghalauan enam ekor gajah sumatera pada Kamis pagi ini sejak pukul 08.00 WIB. Operasi gabungan ini turut melibatkan Tim Balai Taman Nasional Tesso Nilo dan WWF. Di dalam tim tersebut juga ada dua gajah binaan dari Taman Nasional Tesso Nilo, yang diberi nama Rahman dan Indro.

baca juga

Operasi penggiringan itu akan mencoba menghalau enam ekor satwa dilindungi itu agar kembali masuk ke kantong gajah Tesso Nilo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Viral, Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari

Sempat Viral, Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2019 | 16:02 WIB

Iseng Lempari Induk Gajah dengan Batu, Pria Ini Tewas Diinjak

Iseng Lempari Induk Gajah dengan Batu, Pria Ini Tewas Diinjak

Lifestyle | Minggu, 19 Mei 2019 | 15:59 WIB

Dianggap Dukung Kekejaman Pada Gajah di Bali, Kim Kardashian Dihujat

Dianggap Dukung Kekejaman Pada Gajah di Bali, Kim Kardashian Dihujat

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2019 | 19:54 WIB

Seekor Gajah Berusia 80 Tahun Tak Bergeming Dengarkan Indahnya Alunan Piano

Seekor Gajah Berusia 80 Tahun Tak Bergeming Dengarkan Indahnya Alunan Piano

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2019 | 07:25 WIB

Selundupkan 2 Ton Gading Gajah, Perempuan China Dihukum 15 Tahun Penjara

Selundupkan 2 Ton Gading Gajah, Perempuan China Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 05:48 WIB

Terkini

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:25 WIB

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:24 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:19 WIB

×