Amerika Bersiap Kirim 1.000 Pasukan ke Polandia, Ada Apa?

Bangun Santoso

Kamis, 13 Juni 2019 | 13:32 WIB
Amerika Bersiap Kirim 1.000 Pasukan ke Polandia, Ada Apa?
Ilustrasi tentara Amerika Serikat. (AFP)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (12/6) menjanjikan Presiden Polandia Andrzej Duda bahwa AS akan mengirim 1.000 tentara ke Polandia.

Pengerahan pasukan AS itu diharapkan Polandia dapat menangkal kemungkinan agresi oleh Rusia.

Trump mengumumkan rencana itu dalam acara jumpa pers dengan Duda di Taman Mawar Gedung Putih, tak lama setelah kedua pemimpin menandatangani pernyataan kerja sama pertahanan serta menyaksikan sebuah pesawat tempur buatan AS, F-35, terbang di udara.

Duda menyebut penempatan pasukan AS di Polandia itu sebagai "Benteng Trump". Ia mengatakan gelombang baru pasukan diperlukan berkaitan dengan agresi Moskow pada masa lalu terhadap Polandia.

Penempatan pasukan itu juga dianggap Duda akan membantu negaranya memperkuat hubungan dengan Barat.

"Rusia lagi-lagi menunjukkan wajah yang tidak baik, tidak bersahabat," kata Duda, seperti dilansir Antara dari Reuter.

"Rusia selalu berusaha mengambil wilayah kami." sambungnya.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa pasukan untuk ke Polandia bisa diambil dari kontingen AS yang ada di Jerman. Trump menuding Jerman terlalu sedikit membayar untuk pertahanan bersama NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).

Saat ini, Amerika Serikat sebenarnya sudah menempatkan pasukannya di Polandia sebagai bagian dari perjanjian tahun 2016 dalam persekutuan militer NATO. Perjanjian itu dibuat sebagai langkah untuk menanggapi pencaplokan Krimea dari Ukraina, negara tetangga Polandia, oleh Moskow pada 2014.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengeluarkan pernyataan, yang menyambut penempatan pasukan.

"Pengumuman itu hari ini merupakan bagian dari upaya terukur, pertahanan dan proporsional NATO untuk memperkuat kemampuan penangkalan dan pertahanan kita," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marinir Amerika Tewas Saat Latihan Militer di Australia

Marinir Amerika Tewas Saat Latihan Militer di Australia

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 12:12 WIB

Hubungan dengan Iran Memanas, AS Berencana Tambah Pasukan di Timur Tengah

Hubungan dengan Iran Memanas, AS Berencana Tambah Pasukan di Timur Tengah

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 05:23 WIB

Miris, Model Cantik Rusak Patung Bersejarah Demi Konten Instagram

Miris, Model Cantik Rusak Patung Bersejarah Demi Konten Instagram

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 12:33 WIB

Dikabarkan akan Kirim 120 Ribu Pasukan Hadapi Iran, Ini Kata Trump

Dikabarkan akan Kirim 120 Ribu Pasukan Hadapi Iran, Ini Kata Trump

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 13:36 WIB

Egy Maulana Vikri Nyoblos di Polandia, Jokowi - Ma'ruf Unggul dari Prabowo

Egy Maulana Vikri Nyoblos di Polandia, Jokowi - Ma'ruf Unggul dari Prabowo

News | Jum'at, 19 April 2019 | 09:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×