Sindir Misteri Duit Rp 13 Miliar Jokowi, Cuitan Dahnil Mendadak Lenyap

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 13 Juni 2019 | 16:36 WIB
Sindir Misteri Duit Rp 13 Miliar Jokowi, Cuitan Dahnil Mendadak Lenyap
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, sempat menyindir sumbangan pribadi Capres nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye.

Namun, cuitan berisi sindiran tersebut tiba-tiba menghilang. Warganet beramai-ramai mempertanyakan cuitan Dahnil Anzar yang tiba-tiba menghilang.

Banyak warganet yang merasa aneh dengan hal tersebut. Awalnya, pada Rabu (12/6/2019) pukul 21.48 WIB Dahnil Anzar membuat cuitan menyindir sumbangan pribadi Jokowi.

"Harta di LHKPN Rp 6,1 miliar, sumbangan pribadi sebagai capres Rp 19,5 miliar. Padahal prinsip dasar pemilu dan konstitusi dasar kita adalah jujur dan adil," ujar Dahnil Anzar seperti dikutip Suara.com, Kamis (13/6/2019).

Namun, tak lama berselang cuitan tersebut hilang dari akun Dahnil Anzar. Warganet menduga Dahnil Anzar sengaja menghapus cuitan tersebut.

"Dicari... dicari cuitan @dahnilanzar di bawah ini. Kok hilang, ada yang tahu kemana?" tulis seorang warganet @narkosun.

Cuitan Dahnil Anzar yang hilang (Twitter)
Cuitan Dahnil Anzar yang hilang (Twitter)

Hasil pencarian Suara.com, cuitan Dahnil tersebut memang sudah tidak muncul di akun @dahnilanzar. Cuitan tersebut diduga telah dihapus dari akun Dahnil Anzar.

Ketidaksesuaian LHKPN Jokowi dengan besaran sumbangan pribadi inilah yang dijadikan sebagai salah satu gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi mencurigai aliran dana tersebut.

Berdasarkan data LHKPN yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), secara keseluruhan LHKPN jokowi mencapai Rp 50.248.349.788.

Berikut rincian LHKPN Jokowi yang telah dilaporkan:
Harta tanah dan bangunan Rp. 43.888.588, alat transportasi dan mesin Rp. 1.083.500.000, harta bergerak lainnya Rp. 360.000.000, kas dan setara kas RP. 6.109.234.704 dan hutang Rp 1.192.972.916.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Khianati Prabowo, Demokrat: Kami Bukan Partai Murahan!

Dituding Khianati Prabowo, Demokrat: Kami Bukan Partai Murahan!

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:38 WIB

Andi Arief: Harus Ada yang Berani Bicara Pahit pada Prabowo

Andi Arief: Harus Ada yang Berani Bicara Pahit pada Prabowo

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:00 WIB

Takziah di Rumah SBY, Prabowo: Enggak Ada Urusan Politik!

Takziah di Rumah SBY, Prabowo: Enggak Ada Urusan Politik!

News | Senin, 03 Juni 2019 | 17:49 WIB

Disindir Dahnil Tebar Kebencian, PSI: Kalau Tak Merasa Jangan Tersinggung

Disindir Dahnil Tebar Kebencian, PSI: Kalau Tak Merasa Jangan Tersinggung

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 12:45 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB