Rais Aam PBNU Minta Umat Tak Geruduk MK saat Sidang Putusan Gugatan Prabowo

Minggu, 23 Juni 2019 | 14:24 WIB
Rais Aam PBNU Minta Umat Tak Geruduk MK saat Sidang Putusan Gugatan Prabowo
Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar meminta semua pihak bisa menerima keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Miftachul juga mengimbau agar semua umat dan anak bangsa tidak perlu melakukan aksi menggeruduk Gedung Mahkamah Konstitusi jelang putusan nanti.

Miftachul mengatakan apapun yang akan diputuskan oleh MK nantinya sudah pasti berdasar pertimbangan yang matang.

"Keputusan apapun nanti itu akan kita nilai baik. Tentu ya putusan yang betul-betul hadir penuh dengan kecermatan. Apapun keputusan," kata Miftachul usai menghadiri acara halal bihalal warga NU di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara, Minggu (23/6/2019).

Berkenaan dengan itu, Miftachul mengimbau agar semua umat dan anak bangsa tidak perlu melakukan aksi menggeruduk Gedung Mahkamah Konstitusi jelang putusan nanti. Sebab, menurutnya ada atau tidaknya aksi tetap keputusan MK itu bersifat final.

"Kita imbau umat dan anak bangsa agar semua keputusan diterima dengan baik. Enggak usah lah grudak-gruduk untuk ramai-ramai yang menghabiskan energi dan dimanfaatkan oleh orang lain. Ada atau tidak ada, itu keputusan akan terjadi," ujarnya.

Untuk diketahui, sidang PHPU Pilpres 2019 telah selesai. Selanjutnya, Majelis Hakim MK akan melakukan Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH) pada tanggal 24 hingga 27 Juni 2019. Sidang pengucapan putusan PHPU Pilpres 2019 itu sendiri dijadwalkan akan digelar pada 28 Juni mendatang.

Berkenaan dengan itu, Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dikabarkan akan menggelar aksi pada sidang putusan PHPU Pilpres 2019. Amien Rais disebut-sebut sebagai inisiator dari pelaksanaan aksi massa tersebut.

Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin menerangkan bahwa nantinya ada sekitar 100 ribu orang yang ikut meramaikan aksi massa tersebut. Novel mengatakan kalau aksi massa itu berawal dari ajakan Amien Rais yang ingin mengadakan aksi damai mengawal jalannya sidang MK.

"Penasehat PA 212 Bapak Amin Rais yang juga dari awal sidang MK mengajak aksi super damai," kata Novel.

Baca Juga: Kubu Jokowi Optimis Hakim MK Tolak Gugatan Prabowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI