Ketum Golkar: Penambahan Koalisi Jokowi Diputuskan Setelah Putusan MK

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 24 Juni 2019 | 20:45 WIB
Ketum Golkar: Penambahan Koalisi Jokowi Diputuskan Setelah Putusan MK
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato menganggap koalisi partai pengusung Jokowi - Maruf Amin di pemerintahan sudah cukup. Tetapi, Airlangga tidak mempersoalkan jika ada parpol pendukung Prabowo - Sandiaga ingin gabung ke koalisi Jokowi - Maruf.

"Kalau sekarang pemerintah tentu cukup dengan (koalisi) yang ada, tapi menambah kekuatan tidak ada salahnya," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Meski demikian, Airlangga menyebut partai pengusung Jokowi - Ma'ruf belum ada rencana untuk merangkul partai lain bergabung di koalisi pemerintahan.

Ia menuturkan, koalisinya masih menunggu sidang putusan sengketa Pilpres 2019 yang bakal dibacakan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis 27 Juni 2019 mendatang. Setelah putusan tersebut, parpol koalisi akan bicara dengan Jokowi terkait kemungkinan penambahan parpol di koalisi.

"Ya tentu pertama koalisi ini kan kita yang mendukung bapak presiden, kita menunggu hasil MK. Sesudah hasil MK tentu ada pembahasan lanjutan dan beberapa hal tentu komunikasi dengan bapak presiden ya kita tunggu komunikasi lanjutan," ucap dia.

Saat ditanya apakah ada wacana untuk mengajak partai lainnya masuk koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, seperti Partai Gerindra dan Demokrat, Airlangga menjawab diplomatis.

"Ya nanti kita lihat, itu masih dinamis," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 27 Juni, TKN Senang Lebih Cepat

MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 27 Juni, TKN Senang Lebih Cepat

News | Senin, 24 Juni 2019 | 19:30 WIB

Minta Pendukung Tak Aksi Jelang Putusan MK, BPN: Berdoa di Tempat Ibadah

Minta Pendukung Tak Aksi Jelang Putusan MK, BPN: Berdoa di Tempat Ibadah

News | Senin, 24 Juni 2019 | 18:55 WIB

KPU Minta Semua Pihak Terima Apapun Hasil Putusan MK

KPU Minta Semua Pihak Terima Apapun Hasil Putusan MK

News | Senin, 24 Juni 2019 | 18:39 WIB

BPN Prabowo: Putusan MK Akan Dipertanggungjawabkan di Hadapan Allah

BPN Prabowo: Putusan MK Akan Dipertanggungjawabkan di Hadapan Allah

News | Senin, 24 Juni 2019 | 17:52 WIB

Sidang Putusan Sengketa Pilpres Dipercepat, KPU: Kami Percaya MK Akan Adil

Sidang Putusan Sengketa Pilpres Dipercepat, KPU: Kami Percaya MK Akan Adil

News | Senin, 24 Juni 2019 | 17:35 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×