Sulit Buktikan Kecurangan, Pengacara Prabowo: Raja Jin Saja Tak Sanggup

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 25 Juni 2019 | 16:47 WIB
Sulit Buktikan Kecurangan, Pengacara Prabowo: Raja Jin Saja Tak Sanggup
Anggota Tim Hukum Prabowo, Teuku Nasrullah di MK. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Teuku  Nasrullah, anggota Tim Hukum Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, menyinggung hukum acara Mahkamah Konstitusi yang membatasi pengajuan permohonan sengketa hasil pilpres hanya tiga hari.

Menurutnya, sempitnya waktu yang diberikan membuat pihaknya sulit mengungkap kecurangan selisih 16,9 juta suara dalam pelaksanaan Pilpres 2019.

MK memberikan batas waktu selama tiga hari kepada peserta pilpres, terhitung sejak KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019.

Nasrullah mengatakan, kubunya tidak bisa membuktikan kecurangan tersebut dengan tenggat waktu yang tersisa.

Pasalnya, kubu Prabowo – Sandiaga hanya memiliki satu hari untuk mengumpulkan barang bukti berupa form C-1 dari seluruh TPS di Indonesia.

"Kecurangan sebesar-besarnya, jangankan selisih suara hanya 16 juta, bikinlah sampai 25 juta suara. Toh dengan hukum acara sekarang, yang kepada pemohon hanya dikasih waktu 1 hari sudah pasti tidak bisa dibuktikan," kata Nasrullah dalam diskusi yang diselenggarakan di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Dalam keputusan KPU, jumlah suara sah pasangan Jokowi – Maruf Amin sebanyak 85.607.362 suara. Sedangkan Prabowo - Sandiaga sebanyak 68.650.239 suara. Dengan demikian selisih suara yang ada ialah 16.957.123 suara.

Nasrullah kemudian menganalogikannya dengan raja jin yang dikeluarkan dalam botol. Raja jin ini diminta untuk membangun jembatan yang menghubungkan Indonesia, Cina dan Korea Utara. Namun raja jin ini meminta untuk tidak diberikan tugas yang terlalu berat.

"Orang ini bilang kepada raja jin tolong bangun jalan tol dan jembatan-jembatan yang menghubungkan antara Indonesia, Cina, Korea Utara dan beberapa negara lainnya yang bisa saya tempuh dengan jalan kaki hanya 1 jam. Kemudian raja jin bilang ya jangan yang berat-berat kayak begitu," paparnya.

Kemudian, lanjut Nasrullah, orang tersebut meminta raja jin membantunya mengungkap kecurangan dengan selisih 16 juta suara hanya dalam satu hari.

Raja jin itu disebut Nasrullah tidak sanggup dan lebih memilih untuk masuk kembali ke dalam botol.

"Terus raja jin tadi bilang mending masuk kembali ke botol atau yang ke pertama tadi deh, lebih baik saya menyelesaikan jembatan itu daripada saya menyelesaikan hitungan-hitungan hanya satu hari," sambungnya.

Dengan adanya hukum acara MK yang membatasi pengumpulan bukti hanya tiga hari tersebut itulah, kemudian Nasrullah membayangkan Pilpres periode 2024-2029 malah lebih buruk.

Menurutnya apabila hal tersebut terus dilakukan maka akan ada kecurangan yang lebih dahsyat.

"Kalau sekarang Mahkamah Konstitusi menempatkan diri kepada hitung-hitungan, siapapun yang berkuasa sejak 2019-2024 akan mempersiapkan kecurangan yang lebih dahsyat pada hari H persidangan-persidangan di MK tidak bisa dibuktikan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bilang Biar Allah yang Lengkapi Bukti, BW Telak Disindir Penyanyi Tompi

Bilang Biar Allah yang Lengkapi Bukti, BW Telak Disindir Penyanyi Tompi

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:18 WIB

Bawa Nasi Kotak saat Demo di MK, Korlap Bilang karena Massa Takut Diracun

Bawa Nasi Kotak saat Demo di MK, Korlap Bilang karena Massa Takut Diracun

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 15:05 WIB

Tim Hukum Prabowo Cemooh Saksi Ahli Jokowi: Pawang Ular di Seminar Gajah

Tim Hukum Prabowo Cemooh Saksi Ahli Jokowi: Pawang Ular di Seminar Gajah

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 13:51 WIB

Kamis Putusan Sengketa Pilpres, Hakim MK Masih Rapat RPH

Kamis Putusan Sengketa Pilpres, Hakim MK Masih Rapat RPH

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 11:51 WIB

MK Minta Kelompok yang Mau Demo Jangan Ganggu Sidang Sengketa Pilpres 2019

MK Minta Kelompok yang Mau Demo Jangan Ganggu Sidang Sengketa Pilpres 2019

News | Senin, 24 Juni 2019 | 18:22 WIB

Terkini

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47 WIB

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:44 WIB

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:35 WIB

Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini

Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:27 WIB