Isu Gerindra Gabung Jokowi, Hary Tanoe: Semakin Banyak yang Merapat Bagus

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Isu Gerindra Gabung Jokowi, Hary Tanoe: Semakin Banyak yang Merapat Bagus
Hary Tanoesoedibjo diperiksa Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (17/3). [suara.com/Oke Atmaja]

"DPR itu kan kalau bisa bersatu kan bagus, nanti membuat UU cepat, fungsi DPR itu kan kan legislasi."

Suara.com - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo tidak mempersoalkan wacana partai pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga gabung ke koalisi Jokowi - Maruf Amin.

Hary Tanoe mengatakan jika Partai Gerindra merapat, maka Koalisi Jokowi - Ma'ruf akan semakin kuat di parlemen.

"Saya rasa kalau makin banyak (partai) merapat ke koalisi, makin bagus, makin solid di DPR kan. DPR itu kan kalau bisa bersatu kan bagus, nanti membuat UU cepat, fungsi DPR itu kan kan legislasi," ujar Hary Tanoe di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/6/2019)

Selain itu, ia menilai banyaknya parpol di koalisi Jokowi akan mempermudah dalam hal pengawasan anggaran serta mengubah dan membuat peraturan.

"Kedua masalah anggaran, yang ketiga masalah pengawasan anggaran. Kalau misalnya makin bersatu, negara ya makin solid, pemerintah makin cepat larinya, membuat peraturan makin cepat," katanya.

"Untuk membuat anggaran merubah anggaran pun juga cepat. Tidak perlu tarik ulur ya," lanjut Hary Tanoe.

Saat ditanya terkait jatah menteri yang nantinya akan diberikan kepada partai-partai yang akan bergabung ke koalisi Jokowi, Hary enggan berkomentar. Menurutnya, persoalan pembagian kursi menteri merupakan kewenangan Jokowi.

"Kalau itu ranahnya pak Jokowi. Jangan tanya saya," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS