Puji Gerindra, PPP Sindir Lainnya: Permainan Masih, Mau Pindah Lapangan

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Sabtu, 29 Juni 2019 | 12:31 WIB
Puji Gerindra, PPP Sindir Lainnya: Permainan Masih, Mau Pindah Lapangan
Wakil Ketua TKN, Arsul Sani. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sekjen DPP PPP Arsul Sani berbicara soal peluang bergabungnya partai oposisi di koalisi pemerintahan, Jumat (28/6/2019) kemarin, dalam program Kabar Petang di tvOne.

Ia mengatakan, tak seluruh empat partai di koalisi oposisi akan diajak bergabung di pemerintahan.

"Hanya barang kali, di antara empat itu siapa yang... katakanlah, masuk, itu kan sangat tergantung dari dinamika yang akan terjadi dalam beberapa hari atau beberapa pekan," kata sang Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin.

Kedua presenter, Bayu Andriyanto dan Tyssa Novenny, kemudian langsung menimpalinya dengan pertanyaan tentang partai yang akan diangkut.

Arsul Sani tidak memberi jawaban langsung. Namun, ia menjelaskan tentang ucapannya belakangan ini soal Gerindra.

"Bahwa kalaupun Gerindra, ini terlepas dari Gerindra bersedia atau tidak bersedia. Itu kan biar menjadi keputusannya Mas Ferry (Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra -red) dan kawan-kawan di sana, ya," ujarnya.

Ia kemudian secara terang-terangan memuji sikap Gerindra dalam berkompetisi di Pemilu 2019. Menurutnya, meskipun bertindak sebagai lawan, Gerindra telah menunjukkan sikap yang bijak.

Oleh karena itu, jika ada tawaran, kata Arsul Sani, itu berarti apresiasi untuk Gerindra dalam mengikuti kontestasi politik.

Dirinya lantas menjadikan permainan sepakbola sebagai analogi Pemilu 2019 dan Gerindra sebagai pemain yang baik.

"Ibarat main bola itu sampai menit ke-90 peluitnya ditiup, itu dilalui semua, permainan diikuti, dan itu dengan baik. Itu harus kita hormati," terang Arsul Sani.

Setelah itu, politikus yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut membandingkannya dengan pemain lain yang ia rasa kurang sesuai.

"Terus terang, saya kadang-kadang sebagai pribadi ya, mengkritisi juga ketika, misalnya dalam sebuah permainan sepak bola, permainannya belum selesai, ada yang pengin pindah lapangan. Ini dalam konteks kultur politik, itu menurut saya..." ucapnya, belum selesai.

"Demokrat maksudnya?" sahut Bayu Andriyanto sambil tertawa.

"Saya tidak ingin mengatakan siapa ya, tetapi itu kurang pas," lanjut Arsul Sani.

Ia pun kembali menegaskan 'permainan bola' yang seharusnya, yang ia jelaskan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kalah, Demokrat: Koalisi Indonesia Adil dan Makmur Berakhir

Prabowo Kalah, Demokrat: Koalisi Indonesia Adil dan Makmur Berakhir

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 15:44 WIB

Soal IMB Reklamasi, Taufik Gerindra: Seluruh Kader Harus Dukung Anies

Soal IMB Reklamasi, Taufik Gerindra: Seluruh Kader Harus Dukung Anies

News | Senin, 24 Juni 2019 | 13:20 WIB

Jubir TKN Sindir Koalisi Prabowo - Sandiaga Hanya Tersisa Dua Partai

Jubir TKN Sindir Koalisi Prabowo - Sandiaga Hanya Tersisa Dua Partai

News | Sabtu, 22 Juni 2019 | 19:28 WIB

Detik-detik Habiburokhman Ngantuk Menuju Tidur saat Sidang MK

Detik-detik Habiburokhman Ngantuk Menuju Tidur saat Sidang MK

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:47 WIB

BPN Minta MK Tak Batasi Jumlah Saksi, TKN: Jangan Obrak-Abrik Aturan!

BPN Minta MK Tak Batasi Jumlah Saksi, TKN: Jangan Obrak-Abrik Aturan!

News | Senin, 17 Juni 2019 | 12:50 WIB

Terkini

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB