PAN dan PKS Belum Bersikap, Gerindra Jadi Partai Oposisi Sendirian?

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 01 Juli 2019 | 12:16 WIB
PAN dan PKS Belum Bersikap, Gerindra Jadi Partai Oposisi Sendirian?
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, saat berada di kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Politikus Gerindra Raden Muhammad Syafi'i mengatakan partainya belum mengajak partai lainnya yang sempat tergabung dalam Koalisi Adil Makmur pendukung Prabowo-Sandiaga untuk menjadi partai oposisi. Terutama PAN dan PKS.

Menurut Syafi'i, hal itu karena kedua partai tersebut belum memastikan sikap politiknya, apakah bergabung koalisi pemerintahan atau menjadi partai oposisi sama halnya dengan Gerindra.

"Ya sebenarnya kan oposisi itu tidak mesti bergabung dengan partai-partai lain, gabungan oposisi itu kan kalau partai lain juga memposisikan dirinya sebagai partai oposisi," kata Syafi'i di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019).

Jika PAN dan PKS pada kemudian hari memilih menjadi oposisi, maka kata Syafifi, kemungkinan bergabung kembali dengan Gerindra tetap ada.

Namun sebaliknya, jika kedua partai pendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 itu beralih mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, maka Gerindra memungkinan menjadi satu-satunya partai oposisi.

"Tapi pada prinsipnya kita beroposisi sendiri. Tapi kalau nanti kemudian ternyata PKS juga oposisi, berati kita punya positioning yang sama kalau kemudian PAN juga mungkin oposisi," ujar Syafi'i.

Sebelumnya, Raden Muhammad Syafi'i mengatakan bahwa Gerindra tetap akan menjadi partai opisisi. Ia berujar, dalam kepemerintahan partai oposisi harus tetap ada sebagai partai penyeimbang.

"Menurut saya, demokrasi yang sehat itu harus ada check and balance, yaitu selain partai pendukung, harus ada partai oposisi dan saya meyakini Gerindra akan tetap pada posisi sebagai oposisi," kata Syafi'i.

Keinginan menjadi partai oposisi kembali dalam pemerintahan periode Jokowi juga telah disuarakan oleh kader Gerindra. Para kader, kata Syafi'i, menyatakan dan memilih agar partai tetap konsisten dalam menjadi oposisi seperti periode awal kepemimpinan Jokowi dengan Jusuf Kalla.

baca juga

"Ya, saya kira seperti itu. Bahwa kader partai Gerindra dan pemikir demokrasi pasti menginginkan Gerindra tetap pada oposisi," ujar Syafi'i.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader Dorong Prabowo Jadi Oposisi di Pemerintahan Jokowi, Agar Seimbang

Kader Dorong Prabowo Jadi Oposisi di Pemerintahan Jokowi, Agar Seimbang

News | Senin, 01 Juli 2019 | 11:37 WIB

Gerindra: Prabowo Tak Akan Gugat Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional

Gerindra: Prabowo Tak Akan Gugat Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional

News | Senin, 01 Juli 2019 | 10:16 WIB

Koalisi Prabowo Resmi Dibubarkan, Parpol Eks Pendukung Sepakat Buat Kaukus

Koalisi Prabowo Resmi Dibubarkan, Parpol Eks Pendukung Sepakat Buat Kaukus

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 22:30 WIB

Pengamat: Tak Mudah Gerindra Gabung ke Koalisi Jokowi

Pengamat: Tak Mudah Gerindra Gabung ke Koalisi Jokowi

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 21:13 WIB

PKS Aceh Dukung Fatwa Haram PUBG

PKS Aceh Dukung Fatwa Haram PUBG

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 20:56 WIB

Terkini

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya

Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya

Riau | Senin, 02 November 2026 | 19:09 WIB

GEO Singkatan dari Apa? Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan SEO

GEO Singkatan dari Apa? Ini Pengertian dan Perbedaannya dengan SEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:09 WIB

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

×