Viral Video! Ngaku Pribumi Bogor, Orang Ini Ancam Para Perantau

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Juli 2019 | 15:07 WIB
Viral Video! Ngaku Pribumi Bogor, Orang Ini Ancam Para Perantau
Pribumi persekusi pekerja luar daerah (Twitter/ @Juntakmardaupg1)

Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan beredarnya sebuah video persekusi yang dilakukan warga terhadap sejumlah pekerja yang berasal dari luar daerah.

Mereka mengancam akan menghabisi nyawa para pekerja yang menumpang mencari rezeki di wilayahnya.

Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @juntakmardaupg1. Menurut akun tersebut, aksi ersekusi tersebut terjadi di Cicada, Gunung Putri, Bogor,

"Mohon @divhumas_polri kejadian di Cicada, Gunung Putri, Bogor. Apakah begini perlakuan untuk orang luar daerah bekerja di Bogor? Perlakuan sangat tidak pantas, diintimidasi bahkan mau dihabisi bahkan bisa menjadi pemecah suku, ras, golongan," tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Senin (1/7/2019).

Ada dua video yang diunggah akun tersebut, video pertama berdurasi 30 detik menampilkan potongan aksi persekusi.

Pada video kedua berdurasi lebih panjang yakni 2 menit 20 detik tampak lebih jelas aksi persekusi tersebut dilakukan kepada sejumlah pekerja.

Dalam video tampak sejumlah pekerja yang mengenakan seragam berwarna biru laut berdiri memanjang menempel dinding Anjungan Tunai Mandiri.

Tampak seorang pria mengenakan kaos kerah berwarna oranye, topi dan kacamata hitam menghardik.

Pria tersebut awalnya menanyakan darimana asal para pekerja. Satu per satu pekerja menjawabnya, mayoritas berasal dari luar Bogor.

baca juga

"Orang mana kamu? Kamu ini enak-enak aja ya cuma numpang ber*k disini. Pribumi dilewati. Kamu mau berhadap-hadapan dengan pribumi?" teriak pria berbaju oranye.

Si pria berbaju oranye tersebut menduga para pekerja luar daerah itu bisa masuk ke perusahaan yang berada di Bogor lantaran melalui jalur belakang alias membayar.

"Enak kamu ya, cari makan di sini. Jangan macam-macam kamu ya, pribumi gak masuk kalian orang mana-mana masuk. Bayar berapa kamu?" hardik si pria berbaju oranye.

Aksi persekusi tersebut disaksikan oleh warga sekitar. Lokasi persekusi yang berada di tepi jalan membuat arus lalu lintas tersendat lantaran banyak warga yang ikut menyaksikannya.

Bahkan, tak sedikit warga yang ikut menyoraki dan menghardik para pekerja luar daerah tersebut.

Tak lama kemudian, si pria berbaju oranye memerintahkan para pekerja untuk mengikutinya ke suatu tempat. Belum diketahui secara pasti kejadian selanjutnya yang menimpa para pekerja tersebut.

"Gue tanya sama lu semua bayar ke siapa? Ngomong atau gue habisi sekarang! Gue cuma mau tau lu masuk sama siapa, bayar berapa. ikut gue semua ikut!" teriak si pria berbaju oranye.

Video tersebut mendadak viral dan menuai kecaman dari warganet. Banyak warganet yang mendesak agar kasus tersebut segera diusut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Bukan di Indonesia, KLHK Terus Lacak Pelaku yang Kuliti Macan Dahan

Diduga Bukan di Indonesia, KLHK Terus Lacak Pelaku yang Kuliti Macan Dahan

News | Senin, 01 Juli 2019 | 13:16 WIB

Viral! Foto Macan Dahan Mati Dikuliti Bikin Warganet Geram

Viral! Foto Macan Dahan Mati Dikuliti Bikin Warganet Geram

News | Senin, 01 Juli 2019 | 12:46 WIB

5 Fakta Mengejutkan di Balik Momen Wanita Bawa Anjing ke Masjid

5 Fakta Mengejutkan di Balik Momen Wanita Bawa Anjing ke Masjid

News | Senin, 01 Juli 2019 | 11:34 WIB

Kerabat Ungkap SM Pembawa Anjing ke Masjid Idap Penyakit Ini?

Kerabat Ungkap SM Pembawa Anjing ke Masjid Idap Penyakit Ini?

News | Senin, 01 Juli 2019 | 10:08 WIB

Terkini

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

×