37.443 Pendatang Baru Masuk Jakarta Usai Lebaran 2019

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 04 Juli 2019 | 06:16 WIB
37.443 Pendatang Baru Masuk Jakarta Usai Lebaran 2019
Ilustrasi penumpang kereta api tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemprov DKI Jakarta baru saja selesai melakukan Operasi Bina Kependudukan atau pendataan bagi para pendatang baru yang masuk ke Ibu Kota usai lebaran 2019. Total ada 37.443 orang pendatang baru masuk ke Jakarta.

Angka total 37.443 orang pendatang tersebut turun sekitar 31.557 orang dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 69.000 orang pendatang baru.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma menyebut angka tersebut juga jauh lebih sedikit dari asumsi Pemprov DKI kemarin yang memperkirakan sekitar 70.000 orang akan masuk Jakarta usai lebaran.

"Iya kalau dibandingkan tahun lalu memang turun, makanya kalau yang kemarin kita bilang 70.000 itu kan asumsinya, itu dari arus mudik balik tuh, diperkirakan sebanyak 70.000-an, makanya kita melakukan pendataan dengan melibatkan RT/RW, nah ketemu angka 37.443," kata Dhany Sukma saat dihubungi, Kamis (4/7/2019).

Menurut dia, bahwa pendatang baru tersebut paling banyak berasal dari provinsi di pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

Sementara untuk wilayah yang paling banyak diminati pendatang baru adalah wilayah Jakarta Timur, Dhany menyebut hal itu disebabkan oleh wilayah timur yang banyak memiliki pabrik industri dan pasar.

"Iya di Jakarta Timur karena pertama penduduknya paling banyak timur, wilayah luasnya juga besar jakarta timur, kemudian dia ada spot-spot industrinya juga kan, kemudian ada pasar-pasar induk, ada pasar induk Cipinang, Kramat Jati, itu kan adanya di sana semua tuh," katanya.

Dhany mengklaim seluruh pendatang baru tersebut sudah memiliki pekerjaan pasti sehingga tidak akan sekadar memenuhi Kota Jakarta saja.

"Kalau berdasarkan pendataan sih rata-rata bekerja kayak di konveksi, ada yang ojek online, kuliahan juga banyak, terutama di daerah Grogol sama Petamburan itu banyak yang kuliah karena itu dekat kampus kan ada Trisakti, Untar, Unkrida, Binus, kan banyak itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan tidak akan ada operasi yustisi bagi warga pendatang di luar DKI pascaarus balik Hari Raya Idul Fitri.

Sebagai gantinya, ia menggelar Operasi Bina Kependudukan untuk mendata pendatang baru dari rumah ke rumah yang ditugaskan ke pengurus RT dan RW sejak 14 Juni hingga 3 Juli 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengatasi Trek Menanjak, Kecakapan Pengemudi Jadi Faktor Penentu

Mengatasi Trek Menanjak, Kecakapan Pengemudi Jadi Faktor Penentu

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:00 WIB

Arus Balik Mudik Lebaran 2019: Baru 916.305 Mobil Kembali ke Jakarta

Arus Balik Mudik Lebaran 2019: Baru 916.305 Mobil Kembali ke Jakarta

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2019 | 00:10 WIB

Anies Hapus Operasi Yustisi, Mendagri: Pekerja Harus Punya KTP Jakarta

Anies Hapus Operasi Yustisi, Mendagri: Pekerja Harus Punya KTP Jakarta

News | Senin, 10 Juni 2019 | 17:34 WIB

Ingin Lego Tunggangan Eks Mudik dan Balik Lebaran 2019? Ini Kiatnya

Ingin Lego Tunggangan Eks Mudik dan Balik Lebaran 2019? Ini Kiatnya

Otomotif | Senin, 10 Juni 2019 | 16:00 WIB

Jokowi: Libur Lebaran Sudah Selesai, Saatnya Bekerja

Jokowi: Libur Lebaran Sudah Selesai, Saatnya Bekerja

News | Senin, 10 Juni 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB