Dibandingkan dengan PKS, Arief Poyuono Kenang Pertemanan Gerindra dan PDIP

Pebriansyah Ariefana, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 04 Juli 2019 | 19:19 WIB
Dibandingkan dengan PKS, Arief Poyuono Kenang Pertemanan Gerindra dan PDIP
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, di Jakarta, Jumat (28/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto hingga kini masih menimbulkan perdebatan. Partai dari masing-masing koalisi pun juga masih belum satu suara.

Fakta tersebut tampak dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (3/7/2019) kemarin, ketika Najwa Shihab menyoroti perbedaan antara Partai Gerindra dan PKS soal rekonsiliasi, meskipun keduanya berada dalam satu koalisi.

Sebelum itu, dari koalisi Jokowi, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menyatakan keberatannya, jika partai oposisi memiliki maksud tersembunyi di balik kemauannya melakukan rekonsiliasi dengan Jokowi.

"Kalau hanya untuk kepentingan pragmatis saja, ya itu namanya rekonsiliasi pura-pura, rekonsiliasi semu, rekonsiliasi pragmatis untuk kebutuhan jabatan," kata Johnny G Plate.

"Kalau itu yang dimau, maka itu layak kita hanyutkan ke laut karena dia tidak bermanfaat untuk demokrasi Indonesia," tegasnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono lalu menanggapi pernyataan Johnny G Plate. Ia beranggapan bahwa pertemuan antara Jokowi dan Prabowo bertujuan untuk meredam emosi masyarakat yang terpecah sejak pilpres.

Namun baginya, tak menutup kemungkinan jika kemudian ada lanjutan di luar agenda utama dari rekonsiliasi tersebut.

"Kami ini kan belum berkata ke arah situ, bahwa ini mesti disatukan dulu. Artinya, selesai sudah, bahwa tidak ada 01, 02, yang ada nomor 3, persatuan Indonesia," ujar Arief Poyuono.

baca juga

"Kalau nanti berkembang, itu kan dinamika politik. Kita lihat dulu pertemuannya seperti apa, yang penting kedua tokoh ini di mata masyarakat tidak ada perbedaan," lanjutnya.

Najwa Shihab lantas menanyakan alasan sikap Gerindra tak tegas seperti PKS, yang sudah memastikan tak akan merapat ke Jokowi.

"Tapi kenapa kalau PKS lebih clear sikapnya ya? Kenapa Gerindra masih 'akan mau dilihat dulu,' dan sebagainya. Kenapa tidak berani sekonsisten PKS?" tanya Najwa Shihab.

Arief Poyuono menjawabnya dengan mengenang keakraban Gerindra di masa lalu dengan PDIP, partai yang mengusung Jokowi.

Ia juga menggarisbawahi bahwa nama Jokowi menjadi besar berkat Gerindra dan PDIP, bukan partai-partai lain yang tergabung di timses Jokowi-Maruf Amin.

"Kan sejarah berkata bahwa kami itu dulu berteman, bersatu dengan PDI Perjuangan. Yang melahirkan Pak Joko Widodo ke tingkat nasional itu kami dan PDI Perjuangan, bukan Nasdem, bukan PKB. Ini fakta. Kami berdua adalah dua partai yang dimusuhi waktu itu," terang Arief Poyuono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andre Rosiade: Saya Tak Menuduh Pendukung Pak Prabowo 'Buzzer'

Andre Rosiade: Saya Tak Menuduh Pendukung Pak Prabowo 'Buzzer'

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 16:50 WIB

Habis #2019GantiPresiden, Terbitlah #KamiOposisi

Habis #2019GantiPresiden, Terbitlah #KamiOposisi

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 10:44 WIB

Ini Peluang PKS Rebut Kursi Wali Kota Surabaya Pada Pilkada 2020

Ini Peluang PKS Rebut Kursi Wali Kota Surabaya Pada Pilkada 2020

Jatim | Rabu, 03 Juli 2019 | 15:50 WIB

PKS dan Gerindra Berpeluang Jadi Oposan, Luhut: Asal Jangan Oposisi Hoaks

PKS dan Gerindra Berpeluang Jadi Oposan, Luhut: Asal Jangan Oposisi Hoaks

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 11:44 WIB

PAN dan PKS Belum Bersikap, Gerindra Jadi Partai Oposisi Sendirian?

PAN dan PKS Belum Bersikap, Gerindra Jadi Partai Oposisi Sendirian?

News | Senin, 01 Juli 2019 | 12:16 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×