Mabes Polri: Ada 8 Kelompok yang Bermain dalam Kerusuhan 21-22 Mei

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2019 | 22:32 WIB
Mabes Polri: Ada 8 Kelompok yang Bermain dalam Kerusuhan 21-22 Mei
Kerusuhan 22 Mei di Petamburan. (Antara)

Suara.com - Mabes Polri menyebut ada delapan kelompok yang 'bermain' saat kerusuhan 21-23 Mei di beberapa wilayah di Jakarta.

Temuan delapan kelompok tersebut disampaikan Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat merilis perkembangan penyidikan dalam kasus kerusuhan 21-23 Mei di Mabes Polri, Jumat (5/7/2019).

Dedi mengatakan delapan kelompok tersebut terlibat dalam sejumlah elemen saat kerusuhan. Di antaranya seperti menyiapkan senjata, memprovokasi hingga uang untuk memobilisasi perusuh melakukan aksinya.

"Ada beberapa kelompok tertentu, yang kelompok ini ada 8 kelompok yang 'bermain' dari tanggal 21-22," ujar Dedi.

Namun, Dedi tidak menyebutkan nama-nama dari delapan kelompok tersebut. Dedi beralasan, aparat kepolisian hingga saat ini masih mendalami delapan kelompok tersebut.

"Kelompok ini lah yang masih terus akan didalami oleh penyidik," jelas Dedi.

Dedi menjelaskan, kejadian pada 21 Mei terbagi dalan dua segmen yakni unjuk rasa damai dan kerusuhan. Pada segmen pertama, komunikasi kepolisian dan massa aksi berlangsung baik.

"Tapi di segmen kedua, kelompok perusuh telah menyiapkan diri. Setelah 23:00 WIB, baru massa perusuh melaksanakan kerusuhan," jelas Dedi.

Pada tanggal 22 Mei, kejadian juga dibagi dua segmen yang serupa. Kelompok perusuh dikatakan Dedi mulai 'bermain' pada pukul 22.00 WIB.

Kepolisian disebut Dedi juga sudah memprediksi adanya kerusuhan setelah solat taraweh. Para kelompok pembuat onar itu menyiapkan persenjataan untuk menjalankan aksinya.

"Semuanya sudah disiapkan oleh mereka, seperti batu, bom molotov, ketapel . Kemudian jam 10 main lagi sampai pagi hari," pungkas Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aniaya Warga saat 22 Mei, 10 Polisi Bakal Meringkuk 21 Hari di Sel Khusus

Aniaya Warga saat 22 Mei, 10 Polisi Bakal Meringkuk 21 Hari di Sel Khusus

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 18:12 WIB

Respons Mabes Polri Temuan Kekerasan Polisi Versi KontraS

Respons Mabes Polri Temuan Kekerasan Polisi Versi KontraS

News | Senin, 01 Juli 2019 | 18:15 WIB

Fitnah Jenderal, NU dan Jokowi, Pemilik Akun @rif_opposite Dicokok Polisi

Fitnah Jenderal, NU dan Jokowi, Pemilik Akun @rif_opposite Dicokok Polisi

News | Senin, 01 Juli 2019 | 16:22 WIB

Terkuak, Teroris JI Digaji Rp 15 Juta dari Bisnis Kebun Sawit di Pulau Ini

Terkuak, Teroris JI Digaji Rp 15 Juta dari Bisnis Kebun Sawit di Pulau Ini

News | Senin, 01 Juli 2019 | 14:59 WIB

Jelang Putusan MK, Ketua JAS dan Anggota MMI Diringkus Polisi

Jelang Putusan MK, Ketua JAS dan Anggota MMI Diringkus Polisi

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 19:57 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB