CEK FAKTA: Viral Kornet Impor dari China Berisi Daging Manusia, Benarkah?

Reza Gunadha

Minggu, 07 Juli 2019 | 15:40 WIB
CEK FAKTA: Viral Kornet Impor dari China Berisi Daging Manusia, Benarkah?
[Facebook/Hanglar]

Suara.com - Hanglar, akun Facebook, mengunggah foto beserta informasi yang mengklaim tedapat kornet kalengan impor dari China berisi daging manusia.

Benarkah kornet kalengan itu berisi daging manusia?

Klaim yang diperiksa:

Akun Hanglar mengunggah beberapa foto dengan narasi sebagai berikut:

"Hati-Hati Daging Impor dri China daging yg dia kelola daging manusia #Waspada"

Hingga cek fakta ini dilakukan Suara.com, Minggu (7/7/2019), unggahan akun tersebut telah 18.000 kali disebar.

[Facebook/Hanglar]
[Facebook/Hanglar]

Fakta:

Kabar tersebut tidak benar. Penelusuran foto mengarah ke situs www.eurogamer.net yang pada 7 Juli 2018 silam memuat sebuah artikel terkait daging kornet.

Judulnya adalah ”Capcom creates fake human meat market in East London: Resi represented in the meat space.”

baca juga
[eurogamer]
[eurogamer]

Dalam artikel itu dijelaskan, Capcom menjadi tuan rumah instalasi seni bertema Resident Evil di Smithfield Meat Market di London Timur.

Pada pameran yang berjudul Wesker and Son Resident Evil Human Butchery itu, daging-daging giling, yang asalnya dari hewan ternak, memang sengaja dibentuk seperti manusia atau bagian tubuh orang.

Daging-daging tersebut dijual selama pameran itu berlangsung dan hasilnya kemudian disumbangkan.

Kabar China diduga mengekspor daging manusia juga marak beredar pada 2016. China disebut mengekspor daging manusia, yang dikemas sebagai kornet, ke Zambia Afrika.

Namun, seperti dikabarkan BBC dalam artikel berjudul, ”China denies selling human flesh as tinned corned beef in Zambia in Africa”, Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah kabar itu.

[BBC]
[BBC]

Seperti dikutip dari Xinhua, asal-muasal isu itu berembus adalah sebuah tabloid di Zambia secara keliru mengutip pernyataan seorang perempuan yang tinggal di China.

Berikut isi artikel tersebut:

China's foreign ministry has denied reports that Chinese food companies are canning human flesh and selling it in Africa as corned beef.

The country's state-run Xinhua news agency said one tabloid newspaper in Zambia was falsely quoting an unnamed woman living in China.

She said Chinese firms were collecting dead human bodies, marinating them and packing them in tins.

Chinese spokesman Hong Lei said the reports were "irresponsible".

The Chinese Ambassador to Zambia, Yang Youming, said the reports were aimed at destroying the long-standing partnership between the two countries.

"Today a local tabloid newspaper is openly spreading a rumour, claiming that the Chinese use human meat to make corned beef and sell it to Africa.

"This is a malicious slandering and vilification which is absolutely unacceptable to us.

"We hereby express our utmost anger and the strongest condemnation over such an act."

The photos supposedly showing dead bodies are actually from a marketing stunt from 2012 for the video game Resident Evil 6.

A butchers selling fake "human meat" was set up at London's Smithfield Market and the same pictures have appeared in Zambia this week.

Zambia's Deputy Defence Minister Christopher Mulenga says his government will launch an investigation into the reports.

"The government of Zambia regrets the incident in view of the warm relations that exist between Zambia and China," he said.

"We shall make sure that relevant government authorities will take up the investigations and give a comprehensive statement."

Zambia has a large community of Chinese immigrants who've built successful businesses in the retail and construction industries.

China is also a key importer of Zambia's main export, copper, and has invested considerable amounts of cash into the country's mining industry.

Situs pemberantas hoaks, Snopes.com juga melakukan cek fakta terkait isu tersebut pada Mei 2016 lalu.

Hasilnya, foto yang digunakan untuk menyebar klaim bohong itu berasal dari promosi film Resident Evil 6 pada 2012 lalu.

[Snope]
[Snope]

Kesimpulan:

Foto daging berbentuk manusia yang diunggah akun Facebook bernama Hanglar memang benar adanya. Tetapi narasi yang menyertainya sama sekali tidak benar.

Karena, daging-daging itu hanya sengaja dibuat berbentuk manusia saja dan bukan benar-benar daging manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Batu Ini Tempat Duduk Nabi Muhammad dan Masih Melayang?

CEK FAKTA: Benarkah Batu Ini Tempat Duduk Nabi Muhammad dan Masih Melayang?

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 13:39 WIB

Gara-Gara Unggahan Istri di Medsos, Seorang Dokter Diskors

Gara-Gara Unggahan Istri di Medsos, Seorang Dokter Diskors

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 15:37 WIB

Dirumorkan Hijrah ke China, Mourinho Ikuti Jejak Benitez?

Dirumorkan Hijrah ke China, Mourinho Ikuti Jejak Benitez?

Bola | Sabtu, 06 Juli 2019 | 14:59 WIB

Sedang Pidato, CEO Baidu Tiba-Tiba Diguyur Air Pria Tak Dikenal

Sedang Pidato, CEO Baidu Tiba-Tiba Diguyur Air Pria Tak Dikenal

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 14:14 WIB

Lewat Pameran Ini, Indonesia Pererat Hubungan Dagang dengan China

Lewat Pameran Ini, Indonesia Pererat Hubungan Dagang dengan China

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2019 | 11:05 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×