Diusul Jadi Menteri, Audrey Yu Disebut Sebagai Gadis Jenius

Reza Gunadha

Minggu, 07 Juli 2019 | 17:20 WIB
Diusul Jadi Menteri, Audrey Yu Disebut Sebagai Gadis Jenius
Audrey Yu Jian Hui [Festival Prestasi Indonesia]

Sebagai pelipur, ia mencurahkan perhatiannya pada buku-buku sastra dan kamus yang sering dibacanya. Ia juga selalu mengingat pesan gurunya semasa SD, bahwa setiap cita-cita, pasti akan tercapai jika diiringi dengan sikap giat belajar. Berbekal petuah ini, dia pun berhasil lulus kuliah pada usia yang masih cukup belia, yakni 16 tahun.

Gadis jenius yang juga mengagumi tokoh kemerdekaan India, Mahatma Ghandi, berhasil lulus sekolah dengan cara 'melompati' jenjang pendidikan formal yang berlaku di Indonesia.

Jenius

Tercatat, dirinya berhasil menamatkan pendidikan SMP yang ditempuh hanya dalam waktu satu tahun, dan SMA-nya ditempuh dalam waktu sebelas bulan.

Saat menginjak usia 16 tahun, ia berhasil lulus kuliah secara Cumlaude pada jenjang S1 di The College of Wiliam and Mary, Virginia, Amerika Serikat jurusan Fisika.

Uniknya ia tidak memerlukan bimbingan seorang guru ketika dirinya menghadapi beragam tes dan segala bentuk ujian akademik.

Ingin Jadi TNI

Atas sederet prestasinya tersebut, dirinya sempat menjadi seorang guru di Shanghai, Tiongkok. Di sana, ia mengajar bahasa Inggris dan mendampingi siswa yang akan masuk ujian SAT.

Karena keinginannya untuk mempunyai teman yang banyak, ia berencana ingin masuk sebagai anggota TNI.

baca juga

Cita-cita ini terinspirasi dari banyaknya siswa Indonesia yang pernah belajar di Amerika Serikat yang memilih masuk militer ketika pulang ke Tanah Air.

Dalam perjalanannya menggapai impian menjadi seorang tentara, dirinya mengakui ada banyak halangan dan penolakan yang harus dihadapinya.

Tak hanya itu, dirinya bahkan harus menerima kenyataan pahit, menjadi bulan-bulanan kebencian oleh orang di sekitarnya, bahkan ditinggalkan dan niat mulianya itu dianggap sebagai main-main.

Sikap diskriminatif tersebut sungguh dialami oleh Audrey semenjak kecil. Pada saat Orde Baru ditumbangkan oleh gerakan reformasi, dirinya yang merupakan keturunan Tionghoa, mengaku mengalami peristiwa yang cukup sulit kala itu.

Anggapan tidak nasionalis dan bukan pribumi asli, sering dialaminya. Walau ia mengaku bahwa dirinya merupakan sosok yang Pancasilais, tak ada yang mau menggubrisnya pada saat itu.

Urung mencoba masuk TNI, ia mengubah haluan menjadi seorang penulis, dan beberapa buku telah ia terbitkan.

Di antaranya "Indonesia Tanah Airku" dan "Aku Cinta Indonesia." Salah satu yang menarik perhatian adalah bukunya yang berjudul 'Mencari Sila Kelima' atau tong bao dalam bahasa Tiongkok.

Dalam buku tersebut, dirinya menekankan bahwa pentingnya nilai-nilai Pancasila untuk diamalkan, bukan sekedar menjadi teori ideologi belaka.

Masih dalam buku yang sama, dirinya seolah ingin membuka cakrawala pemikiran orang Indonesia pada lingkup yang lebih luas.

Indonesia yang disatukan oleh prinsip yang bernama Pancasila, harus menampakan esensi dari nilai-nilai ideologi itu sendiri.

Klarifikasi

Seusai kisah gadis itu viral, ayah Audrey Yu, Budi Loekita, membantah kabar beredar yang menyebutkan anaknya bekerja di NASA dan pernah bertemu dengan Presiden Jokowi. Ia memastikan kabar tersebut tidak benar.

Klarifikasi tersebut diunggah melalui akun Twitter penerbit buku @bentangpustaka. Bentang Pustaka sendiri merupakan selaku penerbit beberapa buku karya Audrey.

"Siang ini kami mendapatkan klarifikasi langsung dari orang tua #Audrey terkait berita tersebut. Sudah jelas bahwa berita yang ramai dibahas itu hoaks," tulis akun @bentangpustaka seperti dikutip Suara.com, Senin (8/7/2019).

Bentang Pustaka mengunggah percakapan WhatsApp dengan ayah Audrey Yu. Sang ayah menegaskan Audrey tidak pernah bertemu Jokowi ataupun bekerja di NASA.

"Dengan hormat, bersama ini saya Budi Loekito (orang Tuanya Audrey) bermaksud memberikan klarifikasi sebagai berikut, Audrey tidak pernah ketemu dengan bapak Presiden Jokowi, Audrey tidak pernah bekerja di NASA," ungkap Budi Loekito.

Selain itu, Budi Loekito juga menegaskan Audrey merupakan lulusan S1. Saat ini, Audrey sedang melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Amerika Serikat.

"Audrey masih S1 dan sedang mengambil S2/S3 di Amerika. Semoga penjelasan di atas bisa menjernihkan berita yang beredar saat ini," ungkap Budi Loekito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Audrey Yu, Gadis Ajaib Surabaya Diusulkan Warganet Jadi Menteri

Audrey Yu, Gadis Ajaib Surabaya Diusulkan Warganet Jadi Menteri

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 16:35 WIB

Foto-foto Calon Menteri Beredar di Twitter

Foto-foto Calon Menteri Beredar di Twitter

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 17:09 WIB

Yasonna Laoly: Kalau Diminta Saya Siap

Yasonna Laoly: Kalau Diminta Saya Siap

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 13:07 WIB

Relawan Minta Jokowi Coret Nama Wiranto

Relawan Minta Jokowi Coret Nama Wiranto

News | Sabtu, 25 Oktober 2014 | 20:24 WIB

Terkini

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

×