Camat Akui Kampung Bali Matraman Berisiko Tinggi Kebakaran

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2019 | 06:22 WIB
Camat Akui Kampung Bali Matraman Berisiko Tinggi Kebakaran
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

Suara.com - Camat Tebet, Dyan Airlangga mengakui Kampung Bali Matraman, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi kebakaran pada Rabu (10/7/2019) siang merupakan kawasan berisiko tinggi terjadi bencana tersebut.

"Lokasi antar rumah berhimpitan dengan gang sempit berpotensi menyebabkan api mudah menyebar" kata Dyan.

Selain itu, menurut dia, banyaknya rumah yang disewakan sebagai rumah kontrakan juga menyebabkan adanya potensi bencana kebakaran.

"Masih ada pemilik rumah kontrakan yang memasang instalasi listrik kurang memenuhi standar keamanan," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah terus gencar menyosialisasikan untuk pencegahan kebakaran kepada masyarakat dengan melakukan sejumlah tips, seperti pemasangan instalasi listrik dan penggunaan kompor sesuai dengan standar keamanan.

"Kami juga menyosialisasikan ke masyarakat untuk menghindari kebiasaan buruk lainnya yang berpotensi memicu kebakaran, seperti terlalu lama mengisi daya baterai telepon genggam, penggunaan obat nyamuk bakar secara sembarangan, dan lupa mematikan alat listrik saat meninggalkan rumah," kata Dyan.

Sementara itu, Lurah Manggarai Budi Santoso mengklaim bahwa warga di Kampung Bali Matraman sebenarnya sudah terbiasa sigap dalam antisipasi kebakaran.

"Buktinya, kebakaran besar seperti sekarang ini terakhir terjadi pada 1974 dan lebih dari empat dekade tidak ada lagi kejadian serupa," ujar Dyan.

Menurut Budi, kebakaran besar terjadi kembali di Kampung Bali Matraman karena dipicu angin yang bertiup kencang pada saat bencana itu terjadi.

"Kalau tidak ada angin besar, mungkin upaya pemadaman bisa lebih cepat dilakukan dan tidak berdampak seluas seperti sekarang ini," tutur Dyan.

Budi berharap di waktu mendatang masyarakat dapat lebih waspada pada potensi kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk.

"Semoga peristiwa ini tidak kembali terulang di masa mendatang," Budi berharap.

Sebelumnya, Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta akhirnya berhasil memadamkan kebakaran di permukiman padat penduduk di Kampung Bali Matraman, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7) sekitar pukul 15.30 WIB, sedangkan api berkobar sejak pukul 10.50 WIB.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga dipicu meledaknya kompor salah satu warga setempat.

Akibat peristiwa ini, sekitar 1.400 warga mengungsi ke tiga titik pusat pengungsian tak jauh dari lokasi kebakaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan untuk Korban Kebakaran Tebet Terus Mengalir

Bantuan untuk Korban Kebakaran Tebet Terus Mengalir

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 06:10 WIB

Sekda DKI Sebut Penanganan Kebakaran di Tebet Sudah Sesuai SOP

Sekda DKI Sebut Penanganan Kebakaran di Tebet Sudah Sesuai SOP

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:37 WIB

Kebakaran di Kampung Bali Matraman Hanguskan 50 Rumah

Kebakaran di Kampung Bali Matraman Hanguskan 50 Rumah

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 15:44 WIB

Kebakaran di Kampung Bali Matraman Makin Besar, Api Sulit Dipadamkan

Kebakaran di Kampung Bali Matraman Makin Besar, Api Sulit Dipadamkan

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 15:16 WIB

Tempat Hiburan Malam di Cilegon Terbakar, Petugas Damkar Pecahkan Kaca Ruko

Tempat Hiburan Malam di Cilegon Terbakar, Petugas Damkar Pecahkan Kaca Ruko

Banten | Rabu, 10 Juli 2019 | 11:59 WIB

Terkini

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:30 WIB