Selangkangan Gatal, Bocah SMP Sudah 3 Tahun Dicabuli Paman yang Poligami

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:04 WIB
Selangkangan Gatal, Bocah SMP Sudah 3 Tahun Dicabuli Paman yang Poligami
E, paman cabul saat diinterogasi penyidik PPA Polresta Barelang. [Batamnews]

Suara.com - Seorang paman di Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau berinisial E, tega mencabuli keponakannya selama tiga tahun terakhir.

Remaja berinisial MP (13) ternyata sudah disetubuhi oleh E yang berusia 39 tahun sejak duduk di bangku kelas 4 SD.

Seperti diberitakan Batamnews.co.id—jaringan Suara.com, perbuatan bejat itu terbongkar sejak MP mengakui sering terserang gatal-gatal pada area selangkangan.

Awalnya, sang ibu menduga ada alergi pada anaknya itu. Ia lantas dibawa ke klinik untuk diperiksa.

“Tapi saat diperiksa di klinik, korban (MP) marah, dari situ ibunya mulai curiga,” ujar Kanit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Barelang Ipda Sabiza Bahrani, Selasa (16/7/2019).

Kecurigaan ibu korban semakin bertambah,ketika adik korban menceritakan bahwa paman mereka melakukan sesuatu yang tak senonoh kepada MP.

“Baru setelah itu ibu korban memeriksakan MP ke RSUD, dan dari situ baru ketahuan,” katanya.

Sang ibu langsung melaporkan perbuatan E. Diketahui pelaku melakukan tindakan bejat tersebut di rumah korban di Batuaji.

Setiap melakukan perbuatannya, ternyata pelaku selalu mengancam MP.  “Jika diberitahu kepada orangtua korban, maka akan dipukul,” jelas Sabiza.

Punya dua istri

Selain itu, setiap korban mendekat ke orangtuanya, pelaku biasa mempelototi MP agar perbuatannya tidak diadukan.

Sabiza menambahkan, pelaku merupakan orang yang cukup sering datang ke rumah korban. Diketahui pelaku sudah memiliki dua istri.

“Pelaku tinggal di Tanjunguncang, dan statusnya sebagai pekerja di perusahaan di sekitar tanjunguncang juga,” kata dia.

Sebelum ditangkap, pelaku sempat kabur dari Batam, dan akhirnya berhasil diamankan di tempat persembunyiannya, di kebun sawit kawasan Indra Pura Simpang Semujur, Desa Tanjung Medan, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Kamis (11/7/2019).

Pelaku kabur pada tanggal 25 Mei 2019 lalu.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi AF Dicekoki Sabu, Dicabuli hingga Nekat Coba Bunuh Diri

Kronologi AF Dicekoki Sabu, Dicabuli hingga Nekat Coba Bunuh Diri

Jabar | Senin, 15 Juli 2019 | 11:41 WIB

Bapak di Garut Tega Cabuli Dua Putrinya, Salah Satunya Hingga Melahirkan

Bapak di Garut Tega Cabuli Dua Putrinya, Salah Satunya Hingga Melahirkan

Jabar | Senin, 08 Juli 2019 | 19:02 WIB

Hamil 5 Bulan, Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Jalani Visum

Hamil 5 Bulan, Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Jalani Visum

Banten | Rabu, 03 Juli 2019 | 12:40 WIB

Seprai Pink dan 3 Tisu Bekas Sperma Ungkap Jejak Purwanto Cabuli 50 Anak

Seprai Pink dan 3 Tisu Bekas Sperma Ungkap Jejak Purwanto Cabuli 50 Anak

Jatim | Senin, 01 Juli 2019 | 18:43 WIB

Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan

Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan

Banten | Senin, 01 Juli 2019 | 09:41 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB