Bantah Bakal Jadi Kandidat Ketum PPP, Buwas: Saya Bukan Kader Parpol!

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2019 | 12:59 WIB
Bantah Bakal Jadi Kandidat Ketum PPP, Buwas: Saya Bukan Kader Parpol!
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso alias Buwas menepis isu bakal maju sebagai kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Buwas mengaku tidak memiliki kapasitas yang mempuni untuk terjun ke dunia politik.

Buwas memastikan isu yang beredar bahwa dirinya bakal maju sebagai ketum partai berlogo Ka'bah itu tidak benar. Apalagi, kata dia, dirinya bukanlah kader PPP.

"Enggak lah, saya inikan bukan orang kader Parpol, bukan," kata Buwas saat ditemui di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Sebagai Direktur Utama Perum Bulog, Buwas akan menjalankan perannya semaksimal mungkin.

Hingga saat ini Buwas mengaku belum tertarik terjun ke dunia politik lantaran menyadari tidak memiliki kapasitas yang mempuni.

“Sayakan ngaca kepada saya sendiri, ngukur kalau enggak bisa ya enggak bisa, jangan dipaksain nanti tak profesional maka kalau orang tidak bekerja di bidangnya maka tidak akan maksimal kerjanya, jangan begitu,” katanya.

Untuk diketahui, PPP akan menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke IV pada 19 hingga 20 Juli di Serang Banten.

Dalam Mukernas nanti partai berlogo Ka'bah itu akan membahas posisi ketua umum PPP pasca Romahurmuziy alias Romy terseret kasus korupsi dan digantikan oleh pelaksana tugas (PLT) Ketua Umum PPP Soeharso Monoarfa.

Buwas sendiri diisukan menjadi salah satu kandidat ketua umum PPP. Pada tahun 2018 silam Buwas juga sempat masuk bursa radar PPP yang diusung menjadi calon gubernur Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP Klaim Sudah Ditagih Jokowi Setor Nama-nama Calon Menteri

PPP Klaim Sudah Ditagih Jokowi Setor Nama-nama Calon Menteri

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 20:57 WIB

Kasus Suap di Kemenag, Staf Pribadi Romahurmuziy Ikut Dipanggil KPK

Kasus Suap di Kemenag, Staf Pribadi Romahurmuziy Ikut Dipanggil KPK

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 12:36 WIB

Duh, Bulog Buang 50.000 Ton Beras dari Dalam Gudang

Duh, Bulog Buang 50.000 Ton Beras dari Dalam Gudang

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 08:46 WIB

Di Sidang, Rommy Ungkap Kode Panggilan Menag Lukman: B1 Banteng

Di Sidang, Rommy Ungkap Kode Panggilan Menag Lukman: B1 Banteng

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 21:40 WIB

Jaksa Putar Percakapan Menag, Minta Pendapat Rommy Soal Jabatan Kakanwil

Jaksa Putar Percakapan Menag, Minta Pendapat Rommy Soal Jabatan Kakanwil

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 19:26 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB