Warga Mesuji Bentrok karena Rebutan Lahan, Wiranto: Itu Kasus Klasik

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 Juli 2019 | 05:51 WIB
Warga Mesuji Bentrok karena Rebutan Lahan, Wiranto: Itu Kasus Klasik
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut situasi pascabentrokan antar dua kelompok warga di Mesuji, Lampung, sudah mulai kondusif. Tetapi, 500 personel gabungan TNI - Polri masih berjaga di sekitar lokasi bentrokan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Mudah-mudahan bisa terselesaikan dengan baik,” harap Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Berdasarkan laporan yang didapat, Wiranto mengatakan Kapolres dan Dandramil sudah menangani masalah tersebut, serta mencoba bernegosiasi untuk mendinginkan suasana.

Menurut Wiranto, bentrok antara kelompok warga Pematang Panggang dan kelompok warga Mekar Jaya disebabkan karena persoalan klasik, yakni rebutan lahan.

“Itu kasus klasik, bentrok antara dua kelompok masyarakat karena rebutan lahan,” ujar Wiranto.

Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk berjaga di lokasi bentrok antarwarga di Register 45 Mesuji, Lampung. (Istimewa)
Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk berjaga di lokasi bentrok antarwarga di Register 45 Mesuji, Lampung. (Istimewa)

Sebelumnya Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan secara garis besar kejadian itu akibat benturan kelompok masyarakat, karena upaya mengolah tanah yang sebenarnya ada di hutan lindung.

“Di satu sisi, pendatang ke sana untuk melakukan pengolahan tanah, tapi di sisi lain, ada yang mengklaim hak atas tanah tersebut," kata Asep, di Mabes Polri, Jakarta.

Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk menemukan pelaku yang menjadi provokator bentrokan.

Peristiwa bentrokan ini menyebabkan tiga nyawa melayang dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.

Saat ini kondisi keamanan di Mesuji, Lampung, sudah kondusif. Masyarakat setempat pun telah melakukan aktifitas seperti biasa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Papua Benny Wenda Dapat Penghargaan, Wiranto: Mereka Cari Perhatian

Aktivis Papua Benny Wenda Dapat Penghargaan, Wiranto: Mereka Cari Perhatian

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 05:37 WIB

500 Personel Gabungan TNI-Polri Masih Berjaga di Mesuji, 160 KK Diungsikan

500 Personel Gabungan TNI-Polri Masih Berjaga di Mesuji, 160 KK Diungsikan

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 05:24 WIB

Bukan 4, Tapi 3 Orang Tewas dalam Bentrokan di Mesuji Lampung

Bukan 4, Tapi 3 Orang Tewas dalam Bentrokan di Mesuji Lampung

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 18:29 WIB

Dilanda Bentrok Berdarah, Polisi: Kondisi Mesuji Sudah Kondusif

Dilanda Bentrok Berdarah, Polisi: Kondisi Mesuji Sudah Kondusif

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 15:45 WIB

Detik-detik Tragedi Mesuji Berdarah, 4 Orang Tewas Mengenaskan

Detik-detik Tragedi Mesuji Berdarah, 4 Orang Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Dari OTT Muara Enim, KPK Sita Uang Rp 200 Juta, Mobil, dan Dokumen

Dari OTT Muara Enim, KPK Sita Uang Rp 200 Juta, Mobil, dan Dokumen

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:35 WIB

Prabowo dan Strategi Merangkul Tokoh Buruh

Prabowo dan Strategi Merangkul Tokoh Buruh

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:31 WIB

Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana, Datang Bersama Putranya

Jusuf Kalla Temui Prabowo di Istana, Datang Bersama Putranya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:26 WIB

JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka

JK Minta Waktu Temui Prabowo, Ungkap Hasil Obrolan 1 Jam di Istana Merdeka

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:24 WIB

Pramono Gertak Perundung Bocah 6 Tahun di Senen: Kalau Dia Pemegang KJP, Kami Tarik!

Pramono Gertak Perundung Bocah 6 Tahun di Senen: Kalau Dia Pemegang KJP, Kami Tarik!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17 WIB

Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI

Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:12 WIB

Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit

Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:11 WIB

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:02 WIB

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:00 WIB

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:45 WIB