PKB Kompak Pilih Lagi Cak Imin Jadi Ketum

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:35 WIB
PKB Kompak Pilih Lagi Cak Imin Jadi Ketum
Ratusan Santri dari Kota Banjar yang mengatasnamakan diri Laskar Santri mendatangi kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (30/7). Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan kepada Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi calon wakil presiden untuk Joko Widodo.[Suara.com/Oke Dwi Atmaja].

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak perlu ribut-ribut untuk menentukan sosok ketua umum berikutnya. PKB kompak akan menunjuk Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali menjadi Ketum PKB untuk periode selanjutnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB Maman Imanulhaq menjelaskan banyak alasan yang dimiliki PKB sehingga tidak perlu ada pergantian dalam posisi ketum PKB. Pemilihan ketum PKB selanjutnya akan dilaksanakan dalam Muktamar 2019 pada 20 Agustus di Bali.

"Kami akan memilih Cak Imin kembali di Muktamar 2019," kata Maman dalam diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru" di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Politisi PKB Maman Imanulhaq (kenakan peci) dalam diskusi di kawasan Jakpus. (Suara.com/Ria Rizki).
Politisi PKB Maman Imanulhaq (kenakan peci) dalam diskusi di kawasan Jakpus. (Suara.com/Ria Rizki).

Prestasi Cak Imin dalam Pemilihan Legislatif 2019 disebut menjadi salah satu alasan mengapa PKB kompak memilihnya kembali menjadi ketum. PKB meraih penambahan suara sebanyak 11 juta dari Pileg 2014 silam.

Menurutnya, Cak Imin berhasil merebut suara dari anak-anak muda yang tertarik dengan PKB.

Kemudian, Cak Imin juga dinilai sosok politikus sejati yang mengedepankan soal kerakyatan, sosial, kebangsaan dan keumatan. Dengan keterampilannya menjadi politikus, PKB siap memanfaatkan suara anak muda untuk Pileg 2024.

Sementara itu, Maman menjelaskan kalau Cak Imin sudah menyodorkan 10 nama calon ketum baru yang sudah melalui tes uji kelayakan dan kepatutan. Namun, menurut Maman tidak perlu ada penggantian dalam kursi ketum PKB. Justru yang menjadi fokus PKB ialah soal penguatan program partai ke depannya.

"Kami tidak rebutan soal pimpinan, kami sudah punya pimpinan. Kami lebih fokus kepada penguatan program, yang duduk di kursi-kursi kami gunakan kemampuan maksimal untuk memenangkan di 2024," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usung Cak Imin, PKB Buka Peluang Oposisi Ikut Tentukan Pimpinan MPR

Asal Usung Cak Imin, PKB Buka Peluang Oposisi Ikut Tentukan Pimpinan MPR

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 21:30 WIB

Rebutan Posisi Ketua MPR dengan PKB, Ketum Golkar Bicara Perolehan Suara

Rebutan Posisi Ketua MPR dengan PKB, Ketum Golkar Bicara Perolehan Suara

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 11:47 WIB

Amien Rais Mau Awasi Jokowi, PKB: Asal Tak Menghina, Kita Hargai

Amien Rais Mau Awasi Jokowi, PKB: Asal Tak Menghina, Kita Hargai

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:10 WIB

Siapkan Rp 110 Juta, Miftah Sabri Tantang Kader PKB Pulangkan Habib Rizieq

Siapkan Rp 110 Juta, Miftah Sabri Tantang Kader PKB Pulangkan Habib Rizieq

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 14:00 WIB

Bantah Temui JK Bahas Kursi Menteri, Hanif Dhakiri: Ngundang ke HUT PKB

Bantah Temui JK Bahas Kursi Menteri, Hanif Dhakiri: Ngundang ke HUT PKB

News | Senin, 08 Juli 2019 | 14:09 WIB

Temui Wapres JK, Cak Imin Sebut Hanya Bicarakan Ultah PKB

Temui Wapres JK, Cak Imin Sebut Hanya Bicarakan Ultah PKB

News | Senin, 08 Juli 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB