Politikus PKB: PKS dan PAN Partai Enggak Jelas, Cuma Merecoki

Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:26 WIB
Politikus PKB: PKS dan PAN Partai Enggak Jelas, Cuma Merecoki
Politisi PKB Maman Imanulhaq (kenakan peci) dalam diskusi di kawasan Jakpus. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menyebutkan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai yang tidak jelas. Alasan Maman mengatakan itu ialah karena kedua partai tersebut tidak memiliki pendirian yang pasti.

Mulanya Maman mengomentari soal kesempatan Partai Gerindra untuk masuk ke dalam kubu pemerintahan. Namun, Maman nyatanya lebih tertarik menyindir kedua partai tersebut.

Menurutnya, PAN dan PKS tidak perlu masuk ke dalam Koalisi Indonesia Kerja karena dikhawatirkan hanya membuat gaduh.

"Menurut saya ada beberapa partai yang sebaiknya tidak masuk partai yang tidak jelas yang cuma merecoki. Daripada nanti mengganggu lebih baik disana (oposisi) sajalah sebagian. Bukan karena persoalan takut kehilangan... Misalnya PAN PKS itu kan enggak jelas semua," kata Maman dalam diskusi bertajuk dalam diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru" di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Menurutnya, sebuah partai politik itu harus memiliki pendirian yang konsisten, oportunistik tanpa harus selalu mengorbankan nilai moralitas. Ia mencontohkan dengan PKB yang selalu memegang ketiga poin tersebut saat bernaung di dalam koalisi.

"Misalnya PKB saya waktu di DPR apakah lalu melihat bahwa menterinya Jokowi itu otomatis segaris lurus dengan Nawacitanya Jokowi saya kira enggak. Kita mengkritisi beberapa menteri yang keluar dari nawacitanya Jokowi," ujarnya.

Maman juga mengungkapkan kalau PKB tidak pernah lompat-lompat dari satu koalisi ke koalisi lainnya. Hal itu diungkapkannya saat menyindir PAN yang diam-diam mendekati koalisi Jokowi - Maruf Amin.

"PKB itu adalah koalisi yg sangat-sangat konsisten, tidak pernah gabung di sana masuk tempat menteri di tengah jalan pindah lagi sekarang tiba-tiba mendekat lagi, kaya PAN lah saya bilang begitu. Oportunistik partai perlu tapi moralitas berpartai pun harus dibangun," tandasnya.

Baca Juga: PKB Kompak Pilih Lagi Cak Imin Jadi Ketum

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI