Harga Cabai Kelewat Pedas di Ogan Komering Ulu, Tembus Rp 100 Ribu Per Kilo

Chandra Iswinarno

Sabtu, 20 Juli 2019 | 18:51 WIB
Harga Cabai Kelewat Pedas di Ogan Komering Ulu, Tembus Rp 100 Ribu Per Kilo
Ilustrasi pedagang cabai. [Antara]

Suara.com - Kenaikan harga cabai dalam beberapa waktu terakhir menjadi momok bagi pedagang dan pengonsumsi komoditas bahan pokok tersebut. Lantaran harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional terus mengalami tren naik.

Seperti yang terjadi di beberapa pasar tradisional kawasan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Sejak beberapa hari terakhir, harga cabai merah keriting tembus hingga Rp 100 ribu per kilogram, harga tersebut naik signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 75 ribu per kilogram.

"Sejak hampir sepekan ini harga cabai merah keriting menembus angka Rp 100 ribu per kilogram," kata seorang pedagang cabai di kawasan Pasar Atas Baturaja, Susi seperti diberitakan Antara di Baturaja, Sabtu (20/7/2019).

Dia mengemukakan kenaikan harga cabai mulai terjadi pasca hari raya Idul Fitri 2019 lalu, dan kemudian berangsur naik dari harga normalnya dikisaran Rp 45 ribu menjadi Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogram.

"Harga Rp 75 ribu per kilogram tersebut bertahan cukup lama, hingga kini harganya sudah menembus angka Rp 100 ribu," ucapnya.

Menurutnya, kenaikan harga cabai yang dipasok dari daerah Pulau Jawa dan Palembang tersebut dipicu karena banyak petani yang gagal panen akibat cuaca ekstrim musim kemarau kali ini.

"Menurut informasi dari agen pemasok banyak petani gagal panen hingga berimbas pada lonjakan harga dan berkurangnya pasokan cabai di pasaran," tambah Yanto pedagang lainnya.

Tingginya harga jual tersebut, berdampak pada omset penjualan yang menurun drastis dibandingkan harga normal. Akibatnya, pembeli hanya membeli cabai dalam jumlah sedikit. Jika sebelumnya pembeli khususnya pemilik usaha rumah makan membeli dalam jumlah besar mencapai lima hingga enam kilogram, sekarang paling sekitar satu hingga dua kilogram.

"Kondisi seperti ini otomatis berdampak pada omset penjualan kami. Jika sebelumnya cabai laku terjual setiap harinya sekitar 40 sampai 45 kilogram, sekarang ini paling banyak 20 kilogram per hari," ujarnya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Panen, Harga Cabai di Solo Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

Gagal Panen, Harga Cabai di Solo Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 16 Juli 2019 | 13:43 WIB

Petani Kesulitan Air, Harga Cabai di Jakarta Rp 50 Ribu Per Kilogram

Petani Kesulitan Air, Harga Cabai di Jakarta Rp 50 Ribu Per Kilogram

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 14:26 WIB

Dampak Kemarau, Harga Cabai di Depok Naik. Segini per Kg

Dampak Kemarau, Harga Cabai di Depok Naik. Segini per Kg

Jabar | Sabtu, 06 Juli 2019 | 09:53 WIB

Terkini

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

×