Kawanan Geng Serang Kereta Penuh Massa Pemrotes Hong Kong

Bangun Santoso

Senin, 22 Juli 2019 | 11:38 WIB
Kawanan Geng Serang Kereta Penuh Massa Pemrotes Hong Kong
Aksi protes di Hong Kong berakhir dengan kericuhan pada Minggu (21/7/2019) malam. (AFP)

Suara.com - Partai Demokratik, yang beroposisi di Hong Kong, sedang menyelidiki serangan oleh tersangka gengster Triad terhadap penumpang kereta pada Minggu (21/7/2019), setelah kekerasan terjadi pada malam hari yang membuka krisis politik baru yang semakin dalam di kota tersebut.

Teriakan terdengar ketika beberapa pria, yang memakai kaus putih dan sebagian bersenjatakan tongkat, memenuhi stasiun Desa Yuen Long dan menyerbu satu kereta, serta menyerang penumpang, demikian rekaman yang diambil oleh pelaju dan anggota Parlemen dari Partai Demokratik Lam Cheuk-ting.

Sebagian penumpang telah ikut dalam pawai anti-pemerintah dan serangan itu dilakukan setelah beberapa ribu pegiat mengepung kantor wakil China di kota tersebut, demikian laporan Reuters. Belakangan pemrotes itu bentrok dengan polisi.

Lam, yang cedera dalam serangan tersebut, mengatakan ia marah dengan lambannya reaksi polisi setelah ia memberitahu mereka mengenai serbuan itu, demikian laporan lembaga penyiaran yang didanai pemerintah RTHK.

Lam mengatakan perlu waktu lebih dari satu jam buat polisi untuk setelah ia memberitahu mereka dan mereka telah gagal melindungi masyarakat, sehingga anggota Triad mengamuk. Partai tersebut sekarang sedang menyelidiki peristiwa itu.

"Apakah Hong Kong mengizinkan anggota Triad melakukan apa yang mereka mau, memukuli orang di jalan dengan senjata?" ia bertanya kepada wartawan.

Polisi pada Senin pagi mengatakan mereka belum melakukan penangkapan apapun di stasiun tersebut atau selama pemeriksaan lanjutan di satu desa yang berdekatan tapi mereka masih melakukan penyelidikan.

Yau Nai-keung, Asisten Komandan Polisi Kabupaten Yuen Long, mengatakan kepada wartawan bahwa patroli awal polisi harus menunggu bantuan lebih banyak mengingat situasi yang melibatkan lebih dari 100 orang.

Beberapa kelompok orang dengan berpakaian putih dilihat oleh saksi mata dengan membawa tongkat dan potongan bambu di satu desa yang berdekatan tapi Yau mengatakan polisi "tidak melihat senjata" ketika mereka tiba.

baca juga

Pemrotes menuntut pencabutan penuh rancangan undang-undang yang mestinya mengizinkan tersangka diekstradisi ke China Daratan untuk diadili, tempa pengadilan dikuasai oleh Partai Komunis, karena khawatir tindakan tersebut akan merusak independensi pengadilan di Hong Kong. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Ditangkap, Demonstran Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

Takut Ditangkap, Demonstran Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 14:09 WIB

Ng Ka Long Angus, Pebulutangkis Hong Kong Keturunan Indonesia

Ng Ka Long Angus, Pebulutangkis Hong Kong Keturunan Indonesia

Sport | Jum'at, 19 Juli 2019 | 11:06 WIB

Hong Kong Kembali Dilanda Rusuh, Polisi Tangkap 47 Orang

Hong Kong Kembali Dilanda Rusuh, Polisi Tangkap 47 Orang

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 08:04 WIB

Protes Kekerasan Polisi, Asosiasi Jurnalis Hong Kong Lakukan 'Pawai Bisu'

Protes Kekerasan Polisi, Asosiasi Jurnalis Hong Kong Lakukan 'Pawai Bisu'

News | Senin, 15 Juli 2019 | 10:27 WIB

Nyatakan RUU Ekstradisi Batal, Pemimpin Hong Kong Tak Dipercaya Demonstran

Nyatakan RUU Ekstradisi Batal, Pemimpin Hong Kong Tak Dipercaya Demonstran

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:17 WIB

Terkini

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

×