Pemprov Papua Akan Mengecek Kabar Pengungsi Nduga yang Meninggal

Chandra Iswinarno

Senin, 22 Juli 2019 | 18:18 WIB
Pemprov Papua Akan Mengecek Kabar Pengungsi Nduga yang Meninggal
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. [Antara]

Suara.com - Untuk memastikan kebenaran informasi tentang adanya pengungsi di Nduga yang meninggal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan segera mengecek kebenaran informasi tersebut.

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal mengatakan telah berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk segera ke Kabupaten Nduga atau Wamena, Kabupaten Jayawijaya, guna memastikan data yang sebenarnya.

"Ini kami akan segera rapat untuk membahas kasus Nduga tersebut agar data yang dibutuhkan disiapkan," katanya kepada Antara di Jayapura, Senin (22/7/2019).

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) memberitakan setidaknya 5.200 warga Nduga masih mengungsi di Wamena karena konflik di Nduga, dari jumlah tersebut sebanyak 139 orang di antaranya meninggal dunia.

"Info ini hoaks, hingga kini belum ada data berapa sebenarnya warga penduduk Nduga sebelum terjadinya insiden PT Istaka Karya. Kabar 139 orang pengungsi yang meninggal juga tidak ada dasarnya," katanya.

Menurut Kapendam Aidi, sebagian masyarakat yang mengungsi sudah kembali ke kampung dan hidup normal serta mendapatkan bantuan baik dari TNI maupun pemerintah.

"Data kini, titik pengungsian yang masih aktif berada di Kenyam ibu kota Nduga, tapi belum ada klarifikasi dari pemda setempat berapa jumlahnya, info yang diterima, jumlah yang tidak tetap tersebut kadang-kadang bertambah dan berkurang," ujarnya.

Dia menambahkan di Wamena Kabupaten Jayawijaya dan Tiom Kabupaten Lanny Jaya sudah tidak ada pengungsi lagi.

Tetapi, sebagian warga yang sebelumnya mengungsi memilih untuk tinggal menetap di tempat tersebut guna mendampingi anaknya melanjutkan sekolah karena di Nduga sudah tidak ada guru yang berani mengajar. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Pastikan Bantuan Pengungsi Nduga Tahap II Tersalurkan Minggu Ini

Kemensos Pastikan Bantuan Pengungsi Nduga Tahap II Tersalurkan Minggu Ini

News | Senin, 22 Juli 2019 | 10:20 WIB

Bupati Nduga akan Temui Presiden Jokowi Terkait Pengungsi

Bupati Nduga akan Temui Presiden Jokowi Terkait Pengungsi

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 05:15 WIB

DPR Papua Desak Komnas HAM Investigasi Insiden Penembakan di Nduga

DPR Papua Desak Komnas HAM Investigasi Insiden Penembakan di Nduga

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 08:39 WIB

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 18:25 WIB

Terkini

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 08:13 WIB

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:12 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Malang | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

×