Usut Video Aksi Kekerasan 22 Mei, Polri Bentuk Tim Khusus

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 23 Juli 2019 | 17:20 WIB
Usut Video Aksi Kekerasan 22 Mei, Polri Bentuk Tim Khusus
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengklaim telah membentuk tim khusus untuk mendalami hasil investigasi Komnas HAM terkait video-video berisi aksi penganiayaan saat kerusuhan di Jakarta pada 21 - 22 Mei 2019 lalu.

Tim tersebut, lanjut Dedi, dibentuk untuk mencari dari mana asal satuan kerja anggota brimob yang melakukan kekerasan.

"Div Propam udah bentuk tim untuk mengusut itu. Saat ini sedang diidentifikasi anggota-anggota yang melakukan tindakan tersebut,” kata Dedi di Humas Polri, Selasa (23/7/2019).

Jika terbukti melakukan pengeroyokan, nantinya anggota Brimob yang berada dalam video tersebut akan mendapat sanksi yang sama pelaku pengeroyokan di Kampung Bali.

“Sama SOP-nya akan menindak seperti halnya kasus di Kampung Bali,” ucap Dedi.

Sebelumnya, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri ke kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM. Pertemuan itu dilakukan untuk menindaklanjuti penyelidikan aksi kerusuhan 22 Mei.

“Agenda hari ini menyampaikan beberapa hal terkait dengan temuan Komnas HAM yang masih ditindaklanjuti pihak kepolisian,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Kantor Komnas HAM di Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Komnas HAM menunjukkan empat video viral yang diduga terjadi tindak kekerasan oleh petugas kepolisian.

“Adanya empat video viral yang diduga terjadi tindak kekerasan pada para korban (kerusuhan 22 Mei) yang diduga pelaku kerusuhan oleh petugas kami,” lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Korban Tewas 22 Mei, Wiranto: Polisi Tak Tutup-tutupi, Apa Adanya

Soal Korban Tewas 22 Mei, Wiranto: Polisi Tak Tutup-tutupi, Apa Adanya

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 16:21 WIB

Polri Klaim Belum Terima Data Komnas HAM soal Laporan Orang Hilang 22 Mei

Polri Klaim Belum Terima Data Komnas HAM soal Laporan Orang Hilang 22 Mei

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:39 WIB

Komnas HAM Dalami Laporan Orang Hilang saat Kerusuhan 22 Mei

Komnas HAM Dalami Laporan Orang Hilang saat Kerusuhan 22 Mei

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:34 WIB

Perwakilan Polri Mau Diperiksa soal 22 Mei, 4 Hal Ini yang Digali Ombudsman

Perwakilan Polri Mau Diperiksa soal 22 Mei, 4 Hal Ini yang Digali Ombudsman

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 18:59 WIB

Komnas HAM Minta Polisi Mudahkan Tersangka Rusuh 22 Mei Dibesuk Keluarga

Komnas HAM Minta Polisi Mudahkan Tersangka Rusuh 22 Mei Dibesuk Keluarga

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 20:08 WIB

AI Indonesia Desak Polri Seret Dalang Kerusuhan 22 Mei ke Pengadilan

AI Indonesia Desak Polri Seret Dalang Kerusuhan 22 Mei ke Pengadilan

News | Senin, 08 Juli 2019 | 15:02 WIB

Amnesty Internasional Sebut 10 Orang Tewas Tak Wajar di Kerusuhan 22 Mei

Amnesty Internasional Sebut 10 Orang Tewas Tak Wajar di Kerusuhan 22 Mei

News | Senin, 08 Juli 2019 | 12:02 WIB

Terkini

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:18 WIB

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:11 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:53 WIB

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:49 WIB

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB