Hadapi Fleksibilitas Pasar Kerja, Menaker Ajak Masyarakat Ubah Paradigma

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 24 Juli 2019 | 11:55 WIB
Hadapi Fleksibilitas Pasar Kerja, Menaker Ajak Masyarakat Ubah Paradigma
Menaker, M. Hanif Dhakiri saat menjadi narasumber Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019). (Dok : Kemnaker).

Suara.com - Pasar kerja di masa depan diprediksi akan semakin fleksibel. Untuk itu, seluruh stakeholder ketenagakerjaan dituntut merubah paradigma dalam menatap isu ketenagakerjaan.

Sebagai contoh, paradigma tenaga kerja tidak boleh lagi terpaku pada status kerja tetap. Namun paradigma yang ditanamkan tenaga kerja saat ini dan di masa depan adalah kemampuan untuk tetap bisa bekerja.

"Nah ke depan, menurut saya, yang seperti itu (paradima kerja tetap) sudah semakin berat karena pangsa pasarnya sudah semakin fleksibel. Kita harus switch paradigmanya, dari kerja tetap jadi tetap kerja," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, saat menjadi narasumber Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019). 

Selain itu, Hanif menilai, paradigma pemerintah dalam melindungi tenaga kerja pun harus dirubah. Regulasi dan kebijakan yang dibuat pemerintah tidak lagi melindungi status pekerjaan, tapi memastikan masyarakat memiliki kemampuan untuk tetap bekerja.

Adapun upaya yang harus dilakukan pemerintah agar masyarakat memiliki kemampuan untuk tetap kerja adalah memastikan setiap warga memiliki self defence capacity.

"Untuk membuat orang tetap kerja, dia harus punya skill yang adaptif. Pemerintah punya pasar kerja yang aktif, informasi pasar kerja yang bagus, pertemuan supply and demand dan sebagainya," terang Hanif.

Bentuk dari self defence capacity tersebut, jelas Hanif, adalah keterampilan yang dapat berubah dan beradaptasi dengan cepat sesuai dengan kebutuhan zaman.

"Kuncinya adalah skill yang terus berkembang dan jaminan sosial untuk semua orang,” jelasnya.

Selain perubahan paradigma, Hanif menyebut, pasar kerja yang fleksibel harus dihadapi dengan perubahan ekosistem ketenagakerjaan, dari ekosistem yang rigid atau kaku menjadi ekosistem yang dinamis dan fleksibel.

baca juga

Ia mencontohkan, saat ini Indonesia telah memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualitas, namun dari sisi jumlah, masih sedikit dan dari sisi persebaran, belum merata.

“Lebih dari 80 persen pekerja skill kita tersebar di Jawa, Sumatera, dan Bali. Itu artinya, yang pertama kali kita perbaiki adalah ekosistem, dari yang rigid seperti kanebo kering, kita transform menjadi fleksibel," ujarnya.

Senada dengan Menaker, CEO Sintesa Group, Shinta Widjaja Kamdani, menyebut perlunya peran dunia usaha dalam menghadapi fleksibilitas pasar kerja di masa depan. Dunia usaha harus terlibat dalam menyiapkan SDM yang memiliki keterampilan fleksibel.

"Tentu kita harus memperhatikan program-program yang bisa mengembangkan skill dan keterampilan tenaga kerja, karena yang dibutuhkan adalah competitiveness," kata Shinta.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menambahkan, pembangunan ketenagakerjaan di masa depan membutuhkan partisipasi dari semua pemangku kepentingan. Di era demokrasi, siapapun dapat memberikan sumbangsih solusi guna pembangunan negeri.

"Sekarang, pembangunan harus multi stakeholder. Siapapun bisa berpartisipasi, pemerintah justru harus responsif dan memfasilitasi," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Dunia Kerja, Pencari Kerja Harus Kuasai Soft Skill dan Hard Skill

Masuk Dunia Kerja, Pencari Kerja Harus Kuasai Soft Skill dan Hard Skill

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:01 WIB

Kemnaker Terus Selesaikan Aturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran

Kemnaker Terus Selesaikan Aturan Turunan UU Pelindungan Pekerja Migran

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 12:54 WIB

Indonesia dan Singapura Kolaborasi Baru Bidang Ketenagakerjaan

Indonesia dan Singapura Kolaborasi Baru Bidang Ketenagakerjaan

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:42 WIB

Kemnaker dan Huawei Latih Pencari Kerja Bidang Telekomunikasi

Kemnaker dan Huawei Latih Pencari Kerja Bidang Telekomunikasi

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:47 WIB

Kemnaker Minta Perusahaan di Indonesia Lapor WLKP secara Online

Kemnaker Minta Perusahaan di Indonesia Lapor WLKP secara Online

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 13:41 WIB

Kemnaker Dorong Instruktur BLK Familiar Operasikan Teknologi

Kemnaker Dorong Instruktur BLK Familiar Operasikan Teknologi

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 13:29 WIB

Terkini

Wangi Parfum Mykonos On The Rocks seperti Apa? Cek Notes dan Review Pembeli

Wangi Parfum Mykonos On The Rocks seperti Apa? Cek Notes dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Isu Ijazah Palsu Politisi PSI, KPU Semarang: Saat Nyaleg Hanya Pakai Ijazah SMA

Isu Ijazah Palsu Politisi PSI, KPU Semarang: Saat Nyaleg Hanya Pakai Ijazah SMA

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Apakah Bedak Wardah Ada di Indomaret? Simak Harganya hingga Review Pembeli

Apakah Bedak Wardah Ada di Indomaret? Simak Harganya hingga Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Mengenal Herkansing dan Herexamen: Bukti Bahwa Pendidikan Butuh Ruang untuk Gagal

Mengenal Herkansing dan Herexamen: Bukti Bahwa Pendidikan Butuh Ruang untuk Gagal

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Naik Mobil Komando, Pimpinan DPR Bareng Kapolri dan Andi Gani Temui Massa Buruh di Senayan

Naik Mobil Komando, Pimpinan DPR Bareng Kapolri dan Andi Gani Temui Massa Buruh di Senayan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Dasco Temui Buruh Usai UU Ketenagakerjaan Disahkan, Sebut Jadi Kado

Dasco Temui Buruh Usai UU Ketenagakerjaan Disahkan, Sebut Jadi Kado

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Cyberpunk: Edgerunners 2 Rilis 20 Oktober di Netflix, Hadir dengan Kru Baru

Cyberpunk: Edgerunners 2 Rilis 20 Oktober di Netflix, Hadir dengan Kru Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Sempat Langka di Ritel, Mendag Klaim Stok Beras Premium Sudah Diisi Bulog

Sempat Langka di Ritel, Mendag Klaim Stok Beras Premium Sudah Diisi Bulog

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Leonardo DiCaprio Angkat Suara soal Kebakaran Hutan Indonesia: Orangutan Terancam Kehilangan Habitat

Leonardo DiCaprio Angkat Suara soal Kebakaran Hutan Indonesia: Orangutan Terancam Kehilangan Habitat

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Kenapa Gas LPG Bocor? Kenali Penyebab dan 6 Tips Aman agar Tidak Meledak

Kenapa Gas LPG Bocor? Kenali Penyebab dan 6 Tips Aman agar Tidak Meledak

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:42 WIB

×