Masuk Dunia Kerja, Pencari Kerja Harus Kuasai Soft Skill dan Hard Skill

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 23 Juli 2019 | 13:01 WIB
Masuk Dunia Kerja, Pencari Kerja Harus Kuasai Soft Skill dan Hard Skill
Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Baru (PKKMB) Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan tahun ajaran 2019/2020, Bekasi, Jawa Barat, Senin  (22/7/2019). (Kemnaker)

Suara.com - Saat ini dunia pekerjaan mengalami transformasi yang cepat dalam prosesnya. Untuk itu, para pencari kerja harus melengkapi diri dengan soft skill maupun hard skill.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan  (Kemnaker), Khairul Anwar, dalam sambutannya di Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Baru (PKKMB) Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan tahun ajaran 2019/2020, Bekasi, Jawa Barat, Senin  (22/7/2019).

Di awal sambutannya, Khairul mengapresiasi terpilihnya mahasiswa baru Polteknaker tahun ajaran 2019/2020 yang telah melalui proses seleksi yang ketat. 

"Jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Kesempatan ini harus dijadikan suatu peluang yang baik, untuk nantinya adik-adik jalani selama mengikuti masa perkuliahan dan menjadi pribadi yang bermanfaat," ujarnya.

Khairul minta mereka untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dari sisi soft skill maupun hard skill-nya.

Dari sisi hard skill, lulusan Polteknaker harus memiliki kemampuan yang kompeten sesuai bidangnya dan tersertifikasi.

"Terkait sertifikasi, saya minta kepada Polteknaker, agar segera bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesional, sehingga mahasiswa Polteknaker  bisa langsung bekerja dan diakui kemampuannya melalui sertifikasi yang didapatkan," ujar Khairul.

Bicara soal soft skill, Khairul menyatakan, di tengah perkembangan dunia teknologi dan informasi masif saat ini, diperlukan terobosan-terobosan atau ide-ide baru dalam mendukung proses pembelajaran serta perlunya kemampuan dalam berbahasa asing.

Sementara itu, dalam sambutannya, Plt. Direktur Politeknik Ketenegakerjaan Retna Pratiwi menyampaikan, laporan penyelenggaraan kegiatan. Jumlah mahasiswa dan mahasiswi Polteknaker tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 90 orang, dimana 55,6 persen terdiri dari perempuan dan 44,4 persen terdiri dari laki-laki.

baca juga

Peserta didik yang lolos berasal dari seluruh Indonesia, yaitu dari Pulau Jawa sekitar 85,5 persen , Sumatera 8,9 persen, Kalimantan & Sulawesi 3,4 persen, Nusa Tenggara 1 persen, dan Maluku 1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia dan Singapura Kolaborasi Baru Bidang Ketenagakerjaan

Indonesia dan Singapura Kolaborasi Baru Bidang Ketenagakerjaan

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:42 WIB

Kemnaker dan Huawei Latih Pencari Kerja Bidang Telekomunikasi

Kemnaker dan Huawei Latih Pencari Kerja Bidang Telekomunikasi

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:47 WIB

Kemnaker Minta Perusahaan di Indonesia Lapor WLKP secara Online

Kemnaker Minta Perusahaan di Indonesia Lapor WLKP secara Online

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 13:41 WIB

Kemnaker Dorong Instruktur BLK Familiar Operasikan Teknologi

Kemnaker Dorong Instruktur BLK Familiar Operasikan Teknologi

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 13:29 WIB

Kemnaker dan Pemkab Tegal Tingkatkan Pembangunan SDM

Kemnaker dan Pemkab Tegal Tingkatkan Pembangunan SDM

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 06:37 WIB

Kemnaker dan Huawei Mengadakan Pelatihan Keterampilan Telekomunikasi

Kemnaker dan Huawei Mengadakan Pelatihan Keterampilan Telekomunikasi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×