PSI Bikin Polling Partai Eks BPN Masuk Koalisi Jokowi, Siapa Paling Layak?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 16:12 WIB
PSI Bikin Polling Partai Eks BPN Masuk Koalisi Jokowi, Siapa Paling Layak?
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (kedua kiri) dan KH Ma'ruf Amin (kedua kanan) bersama Ibu Iriana Joko Widodo (kiri) dan Ibu Wury Estu Handayani (kanan) menyapa pendukung sebelum memberikan pidato pada Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat Minggu (14/7). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni membuat jajak pendapat atau polling di media sosial.

Polling tersebut mengenai partai eks Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang paling layak menjadi koalisi Jokowi.

Melalui akun Twitter miliknya @antoniraja, Raja Juli Antoni mengakui lebih menyukai bila partai-partai eks BPN yakni Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat tetap menjadi oposisi.

Meski demikian, ia menyerahkan pendapat kepada para warganet. Partai eks BPN manakah yang paling layak untuk masuk ke dalam koalisi Jokowi.

"Saya lebih suka partai-partai eks BPN jadi oposisi. Tapi kalau ada yang mau gabung, partai apa yang ok diajak perkuat kabinet Pak Jokowi?" tulis Raja Juli Antoni seperti dikutip Suara.com, Rabu (24/7/2019).

Polling tersebut dibuat sejak Selasa (23/7/2019) malam. Hingga Rabu sore, sudah ada sebanyak 1.255 warganet yang memberikan suara atas polling tersebut.

Polling partai eks BPN yang layak masuk koalisi Jokowi (Twitter/ @antoniraja)
Polling partai eks BPN yang layak masuk koalisi Jokowi (Twitter/ @antoniraja)

Dari keempat partai eks BPN, partai yang paling sedikit dipilih oleh warganet untuk diajak bergabung dengan koalisi Jokowi adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan suara 4 persen.

Kemudian disusul dengan PKS yang memperoleh suara sebanyak 5 persen dan Partai Gerindra memperoleh suara sebanyak 17 persen.

Dari empat partai eks BPN itu, warganet paling banyak memilih Partai Demokrat sebagai partai yang paling layak untuk diajak bergabung ke dalam koalisi Jokowi. Tak tanggung, Partai Demokrat memperoleh suara sebanyak 75 persen.

Polling yang dibuat oleh Raja Juli Antoni tersebut menyedot perhatian warganet. Banyak warganet yang meminta agar Jokowi berhati-hati menerima tawaran dari keempat parpol tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Teken PP NO 40 Tahun 2019, Ini Kata Tokoh Penghayat Kepercayaan

Jokowi Teken PP NO 40 Tahun 2019, Ini Kata Tokoh Penghayat Kepercayaan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:58 WIB

Megawati dan Prabowo Makan Siang Bersama di Meja Bundar Teuku Umar

Megawati dan Prabowo Makan Siang Bersama di Meja Bundar Teuku Umar

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:47 WIB

PSI Akan Jadi Oposisi di DPRD DKI, Tsamara: Kepentingan Publik Tetap Utama

PSI Akan Jadi Oposisi di DPRD DKI, Tsamara: Kepentingan Publik Tetap Utama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:29 WIB

Pertemuan Kawan Lama, Megawati Pilihkan Bawang Putih Terbaik buat Prabowo

Pertemuan Kawan Lama, Megawati Pilihkan Bawang Putih Terbaik buat Prabowo

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:28 WIB

Terkini

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB