Geger Buku Madrasah Berisi Ajaran Khilafah, Menag Lukman Hakim Ungkap Fakta

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 25 Juli 2019 | 13:57 WIB
Geger Buku Madrasah Berisi Ajaran Khilafah, Menag Lukman Hakim Ungkap Fakta
Temuan buku pelajaran bertema khilafah. (Twitter/@MurtadhaOne)

Suara.com - Publik digegerkan oleh unggahan seorang warganet yang menginformasikan, adanya buku pelajaran Fikih untuk jenjang Madarasah Aliyah yang memuat tema khilafah.

Bahkan, unggahan di Twitter tersebut langsung ditanggapi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kamis (25/7/2019).

Awalnya, warganet dengan akun @MurtadhaOne mengunggah foto isi buku pelajaran Fikih untuk kelas XII tersebut. Tampak di dalamnya, bab khusus yang membahas materi Khilafah atau sistem politik berdasarkan syariat Islam.

Merasa janggal @MutadhaOne kemudian membagikan isi foto tersebut, lalu menyenggol akun @Kemenag_RI, menteri agama @lukmansaifuddin dan @jokowi.

"Min @Kemenag_RI @lukmansaifuddi kenapa ada buku Fikih untuk madrasah Aliyah yang mengajarkan khilafah itu wajib kifayah dan bertuliskan dari Kementerian Agama? cc: @jokowi," tulisnya.

Tak lama, kicauan tersebut ditanggapi oleh Lukman Hakim Saifuddin lewat akun @lukmansaifuddin.

Menurut Menteri Agama, buku tersebut diterbitkan pada 2016 dan telah direvisi setahun setelahnya.

"Buku tersebut terbitan tahun 2016. Namun telah ditinjau ulang dan dikoreksi pada 2017 oleh Tim Revisi Kurikulum Kemenag," tulis @lukmansaifuddin.

Cuitan tersebut langsung mendapat perhatian dari warganet. Mereka mempertanyakan hasil revisi buku itu yang belum dijelaskan secara lengkap.

baca juga

"Hasil koreksi pada 2017 apakah sudah menghapus pembahasan khilafah pak @lukmansaifuddin?," tanya @EL_Atheos.

"Berarti sudah sampai distandardisasi nasional atau baru di ruang tertentu?" kata @SwastamitaSocMD.

Temuan buku pelajaran bertema khilafah. (Twitter/@MurtadhaOne)
Temuan buku pelajaran bertema khilafah. (Twitter/@MurtadhaOne)

Untuk diketahui, buku yang tersebar di medsos itu adalah buku terbitan tahun 2016 yang mengacu pada kurikulum tahun 2013 untuk MA kelas XII.

Buku itu ditulis oleh Amari Maruf, Sudiyanto, dan M Khamzah sebagai kontributor. Sementara penelaah buku itu tertulis adalah Dr. Abdul Moqsith Ghozali, MA.

Sedangkan penyelia penerbitan adalah Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Istana Bogor. (Suara.com/Ummi H.S).
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Istana Bogor. (Suara.com/Ummi H.S).

Pada buku itu terdapat penjelasan bahwa khilafah adalah bentuk pemerintahan Islam yang telah dicontohkan pada masa Nabi Muhamad SAW dan dilanjutkan oleh para khulafaurrasyidin.

Dalam bab buku ini diuraikan tentang khilafah, sejarah timbulnya khilafah, dasar khilafah, tujuan khilafah, cara pemilihan khalifah, dan sikap kekhalifahan terhadap yang bukan Islam.

Terkait dengan masalah khilafah, juga dibahas mengenai Majlis syuro dan ahlul Halli wal Aqdi yang besar peranannya dalam membentuk suatu khilafah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Minta PNS Jawa Tengah Mundur Jika Jadi Simpatisan Khilafah

Ganjar Minta PNS Jawa Tengah Mundur Jika Jadi Simpatisan Khilafah

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:38 WIB

Bendera Khilafah Berkibar di Madrasah, Eks Jubir HTI: Tak Ada Larangan

Bendera Khilafah Berkibar di Madrasah, Eks Jubir HTI: Tak Ada Larangan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 17:07 WIB

Heboh Pengibaran 'Bendera Tauhid', Ini Penjelasan MAN 1 Sukabumi

Heboh Pengibaran 'Bendera Tauhid', Ini Penjelasan MAN 1 Sukabumi

Jabar | Senin, 22 Juli 2019 | 10:03 WIB

Kemenag Investigasi Siswa MAN 1 Sukabumi Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Kemenag Investigasi Siswa MAN 1 Sukabumi Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Jabar | Minggu, 21 Juli 2019 | 13:02 WIB

Heboh MAN 1 Sukabumi Diduga Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Heboh MAN 1 Sukabumi Diduga Kibarkan Bendera 'Khilafah'

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 12:30 WIB

PA 212 Cap Prabowo Berkhianat, Golkar: Waspadai Para Perongrong Pancasila

PA 212 Cap Prabowo Berkhianat, Golkar: Waspadai Para Perongrong Pancasila

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:31 WIB

Sebut HTI Tak akan Mati, Pernyataan Siswa SMA Ini Jadi Viral

Sebut HTI Tak akan Mati, Pernyataan Siswa SMA Ini Jadi Viral

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 17:06 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×