Soroti Kasus Nunung, BNN: Artis Kejar Tayang Tak Harus Pakai Narkoba

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 15:05 WIB
Soroti Kasus Nunung, BNN: Artis Kejar Tayang Tak Harus Pakai Narkoba
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dan menangis saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Heru Winarko menegaskan bahwa artis yang kejar tayang tidak harus mengonsumsi narkoba. Pernyataan itu disampaikan Heru terkait tertangkapnya pelawak Nunung dan Jefri Nichol dalam kasus narkoba yang berbeda.

"Ini 'kan lifestyle artis punya kemampuan untuk membeli dan dipacu oleh 'kejar tayang'. Namun, (artis) kejar tayang tidak harus menggunakan narkoba," kata Heru di Gedung BNN, Jakarta Timur, Kamis (25/7/2019).

Kepala BNN Komjen Heru Winarko di Gedung BNN, Jakarta Timur. (Antara).
Kepala BNN Komjen Heru Winarko di Gedung BNN, Jakarta Timur. (Antara).

Terkait dengan kasus Nunung, Heru Winarko mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak hanya direhabilitasi, tetapi juga diproses karena dosis di luar ketentuan. Diketahui, saat ditangkap bersama suaminya, polisi menyita sabu-sabu seberat 0,36 gram di rumah pasangan suami istri tersebut.

Ia mengharapkan komunitas artis, misalnya Parfi, harus berperan dalam sosialisasi untuk menanggani penyalahgunaan narkoba.

BNN sebagai Executing Agency penangganan permasalahan narkoba. Fokus pada sindikat, pengguna, dan pengedar. Kalau ada DPO, dilakukan kerja sama.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Arman Depari menambahkan bahwa rehabilitasi terhadap pengguna sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Di dalam Pasal 55 disebutkan bahwa permohonan rehabilitasi ini dilaporkan oleh si pecandu atau keluarga ke lembaga rehabilitasi medis dan sosial. Khusus pecandu narkoba di bawah umur, dilaporkan oleh walinya.

"Kepada masyarakat perlu disampaikan bila keluarganya ada sebagai pemakai atau pengguna, apalagi bandar, bila diam tidak melaporkan bisa dituntut penjara," kata Arman.

Seharusnya terkait dengan kasus Nunung selain keluarganya menyarankan harus dilakukan tindakan juga.

Sementara itu, Ketua Yayasan Harapan Permata Hati Kita (Yakita) Addiction Treatment and Recovery Community Center Haryuni mengatakan bahwa kebanyakan artis tersandung narkoba karena mereka belum mendapatkan informasi atau edukasi yang baik.

"Pemahaman mereka (artis) yang tertangkap kasus Narkoba dan dampak yang ditimbulkannya belum baik. Mereka mendapatkan informasi yang sesat bahwa dengan mengonsumsi narkoba bisa untuk stamina," kata Haryuni saat dihubungi di Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut dia, bila seseorang sudah kecanduan narkoba, bersikap manipulatif, apa pun bisa dipakai dengan dalih untuk pembenaran.

"Teman-teman artis susah kalau diedukasi. Kalau sudah ketangkap baru 'kebakaran jenggot'. Beberapa Artis jadi ikon BNN ujungnya ketangkap karena narkoba," kata Haryuni.

Dia mengatakan saat ini tidak usah ada icon - icon atau Duta Narkoba atau sejenis apapun namanya. Sekarang ini dibutuhkan figur yang betul - betul bersih Narkoba dan paham tentang masalah Narkoba serta dampak yang ditimbulkannya.

Terkait dengan kasus artis yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, menurut dia, seharusnya penyalah guna narkoba dan pecandu narkoba ditangkap untuk direhabilitasi, bukan dimasukkan penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hibur Nunung, Sule : Dia Ketawa Tapi Nggak Sampai Ngompol

Hibur Nunung, Sule : Dia Ketawa Tapi Nggak Sampai Ngompol

Entertainment | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:50 WIB

Cuma Bawa Doa, Sule Hingga Rina Nose Jenguk Nunung Tangan Kosong

Cuma Bawa Doa, Sule Hingga Rina Nose Jenguk Nunung Tangan Kosong

Entertainment | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:44 WIB

Nasib Nunung Srimulat Tergantung Hasil Assesment

Nasib Nunung Srimulat Tergantung Hasil Assesment

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:31 WIB

Selundupkan HP Lewat Kiriman Gula, Cara Napi Lapas Bisa Telepon Nunung

Selundupkan HP Lewat Kiriman Gula, Cara Napi Lapas Bisa Telepon Nunung

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:37 WIB

Ruben Onsu : Nunung Tak Bisa Tidur dan Makan dengan Nyaman

Ruben Onsu : Nunung Tak Bisa Tidur dan Makan dengan Nyaman

Entertainment | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:22 WIB

Ditempel di Tiang Listrik, Modus Pengiriman Sabu Pelawak Nunung

Ditempel di Tiang Listrik, Modus Pengiriman Sabu Pelawak Nunung

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:13 WIB

Satu Kampung Halaman, Ini Dua Sosok Napi Pemasok Sabu ke Nunung

Satu Kampung Halaman, Ini Dua Sosok Napi Pemasok Sabu ke Nunung

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:51 WIB

Tak Sulit, Begini Cara Nunung Beli Sabu ke Narapidana Lapas Bogor

Tak Sulit, Begini Cara Nunung Beli Sabu ke Narapidana Lapas Bogor

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:50 WIB

Terungkap! Ini Asal Muasal Sabu yang Dikonsumsi Nunung dan Suami

Terungkap! Ini Asal Muasal Sabu yang Dikonsumsi Nunung dan Suami

Entertainment | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:04 WIB

Terkini

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:31 WIB

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:27 WIB

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:24 WIB

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:11 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:37 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB